Singapura Bakal Cabut Aturan Pemakaian Masker di Dalam Ruangan

- Editor

Rabu, 24 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi masker wajah. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/cromaconceptovisual)

Ilustrasi masker wajah. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/cromaconceptovisual)

Pelopor.id | Jakarta – Singapura akan mencabut aturan tentang penggunaan masker dalam ruangan di sebagian besar tempat dan melonggarkan karantina bagi turis yang tidak divaksinasi, ketika negara itu menghapus sejumlah pembatasan era pandemi terakhir seiring menurunnya angka infeksi Covid.

Masker dalam pengaturan dalam ruangan tidak lagi wajib mulai awal pekan, kecuali untuk area tertentu seperti transportasi umum dan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan panti jompo, kata Kementerian Kesehatan Singapura dalam sebuah pernyataan, Rabu (24/08/2022).

Penggunaan masker pada moda transportasi pribadi, serta bus sekolah dan taksi, akan menjadi opsional. Ini mengkonfirmasikan pengumuman sebelumnya oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong dalam pidato tahunan National Day Rally hari Minggu.

“Kami berada dalam posisi yang jauh lebih baik, tetapi kami tentu merasa tidak pantas bagi kami untuk berhati-hati dan menghapus semua tindakan kami,” kata Menteri Keuangan dan Wakil Perdana Menteri Lawrence Wong, seperti dikutip dari Bloomberg.

Bahkan, jika ada lonjakan kasus Covid lagi, pemerintah Singapura akan terlebih dahulu mempelajari sifat gelombang sebelum memutuskan apakah langkah baru perlu diterapkan.

Berdasarkan studi serologi terbaru, sekitar 70% penduduk Singapura telah terjangkit Covid, kata Menteri Kesehatan Ong Ye Kung. Pada hari Selasa, rata-rata infeksi harian selama periode tujuh hari turun menjadi 2.700, turun dari puncak 10.200 pada pertengahan Juli, sementara jumlah kasus rawat inap harian telah berkurang setengahnya dari puncak baru-baru ini bulan lalu.

Singapura juga merekomendasikan suntikan booster untuk anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun. Pihak berwenang mengatakan bahwa mereka menyetujui Spikevax Moderna untuk anak-anak, termasuk mereka yang berusia 6 bulan hingga 5 tahun, dan keputusan oleh panel penasihat untuk mengelola ini diharapkan segera.

Baca Juga :   Banyak Hotel di Hong Kong Berubah Haluan Jadi Sewa Jangka Panjang

Mereka yang berusia 60 tahun ke atas sekarang juga bisa mendapatkan dosis booster kedua dari lima bulan setelah yang pertama. Singapura adalah salah satu negara yang paling banyak diinokulasi di dunia terhadap Covid-19, dengan 93% dari total populasinya telah divaksinasi ganda dan hampir delapan dari 10 telah menerima booster.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB