Filipina Batalkan Kesepakatan Helikopter Rusia Akibat Sanksi AS

- Editor

Kamis, 11 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi helikopter militer. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi helikopter militer. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Filipina telah membatalkan pesanan untuk 16 helikopter militer Rusia. Hal itu dikonfirmasi oleh seorang pejabat pada Rabu (10/08/2022), menyusul laporan mantan presiden Rodrigo Duterte memutuskan untuk membatalkannya karena sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Rusia yang menyerang Ukraina pada Februari 2022.

Sebelumnya, Manila yang merupakan sekutu lama Washington, pada November setuju untuk membayar 12,7 miliar peso (Rp 3,3 triliun) untuk helikopter Mi-17, karena berusaha memodernisasi perangkat keras militernya.

Manila memulai program modernisasi militer sederhana pada tahun 2012. Sampai saat ini, peralatannya menampilkan helikopter era Perang Vietnam dan kapal angkatan laut Perang Dunia II yang digunakan oleh AS.

Delfin Lorenzana, yang menjabat sebagai menteri pertahanan di bawah Duterte, mengatakan bahwa Filipina telah membayar deposit untuk helikopter pengangkut sebelum perang terjadi di Ukraina.

“Saya tidak tahu apakah kami masih bisa mendapatkan kembali uang itu karena kami yang memutuskan kontrak,” kata Lorenzana seperti dikutip dari Reuters.

Duta Besar Filipina untuk Washington Jose Romualdez mengatakan, Manila juga waspada terhadap pelanggaran undang-undang AS yang disahkan pada 2017, yang menjatuhkan sanksi kepada siapa pun yang berbisnis dengan sektor intelijen atau pertahanan Rusia.

Setelah Presiden Ferdinand Marcos Jr mengambil alih kekuasaan pada 30 Juni, pemerintah baru meninjau kesepakatan Rusia, sampai pada keputusan yang sama dengan Duterte.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   China Eastern Terbangkan Kembali Boeing 737-800 Setelah Kecelakaan

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Berita Terbaru

Grup band djent metal, Bless The Knighst. (Foto: Istimewa)

Musik

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:29 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB