Rusia Memeras Pasokan Gas, Scholz Buka Pintu untuk Memperluas Nuklir

- Editor

Kamis, 4 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanselir Jerman Olaf Scholz. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Kanselir Jerman Olaf Scholz. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Rabu (03/08/2022) mengangkat kemungkinan menjaga pembangkit nuklir tetap berjalan saat ia menuduh Rusia memblokir pengiriman turbin kunci untuk membatasi pasokan gas ke Eropa.

Ekonomi terbesar di benua itu telah berebut sumber energi untuk mengisi celah yang ditinggalkan oleh pengurangan pasokan gas dari Rusia.

Mengutip AFP, Scholz mengatakan bahwa memperpanjang umur tiga pembangkit listrik tenaga nuklir Jerman yang tersisa bisa masuk akal.

Pembangkit listrik, yang akan dicabut dari jaringan pada akhir tahun, relevan secara eksklusif untuk produksi listrik, dan hanya untuk sebagian kecil saja, kata Scholz.

Secara total, armada nuklir menyumbang enam persen dari output listrik Jerman.

Jerman telah bergerak untuk memulai kembali pembangkit listrik tenaga batu bara untuk menjaga dari kekurangan energi.

Tekanan itu terjadi saat Rusia mengurangi pasokan gas, yang telah lama diandalkan Jerman untuk industri listrik dan pemanas rumah.

Raksasa energi Rusia Gazprom telah menorehkan pasokan terbatas untuk masalah teknis.

Pengembalian turbin yang tertunda dari Kanada, di mana unit sedang diservis, berada di balik pengurangan awal pengiriman melalui pipa gas Nord Stream 1 pada bulan Juni, menurut Gazprom.

Pasokan melalui tautan energi selanjutnya dikurangi menjadi sekitar 20 persen dari kapasitas pada akhir Juli, setelah Gazprom menghentikan pengoperasian salah satu dari dua turbin yang beroperasi terakhir karena “kondisi teknis mesin”.

Berlin telah menolak pembenaran Gazprom untuk pengurangan pasokan, sebagai gantinya melihat langkah “politik” sebagai tanggapan atas dukungan Barat untuk Ukraina.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Pewaris sekaligus Pemimpin Samsung Terima Pengampunan dari Presiden Korsel

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Berita Terbaru

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB