Pewaris sekaligus Pemimpin Samsung Terima Pengampunan dari Presiden Korsel

- Editor

Sabtu, 13 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pewaris dan pemimpin de facto Samsung Group Lee Jae-yong. (Foto: Pelopor.id/Facebook)

Pewaris dan pemimpin de facto Samsung Group Lee Jae-yong. (Foto: Pelopor.id/Facebook)

Pelopor.id | Jakarta – Pewaris dan pemimpin de facto Samsung Group menerima pengampunan dari Presiden Korea Selatan Yoon Seok-yeol pada Jumat (12/08/2022), contoh terbaru dari tradisi panjang Korsel dalam membebaskan para pemimpin bisnis yang dihukum karena korupsi atas dasar ekonomi.

Menteri Kehakiman Korsel Han Dong-hoon mengatakan, miliarder Lee Jae-yong yang dihukum karena penyuapan dan penggelapan pada Januari tahun lalu, akan “diangkat kembali” untuk memberinya kesempatan berkontribusi untuk mengatasi krisis ekonomi negara itu.

Lee adalah orang terkaya ke-278 di dunia menurut Forbes, dengan kekayaan bersih USD 7,9 miliar. Dia dipenjara akibat pelanggaran yang terkait dengan skandal korupsi besar-besaran yang menjatuhkan mantan presiden Korsel Park Geun-hye.

Lee mendapatkan pembebasan bersyarat pada Agustus 2021, setelah menjalani 18 bulan penjara, lebih dari setengah dari hukuman aslinya.

Pengampunan dari presiden pun akan memungkinkan Lee untuk sepenuhnya kembali bekerja dengan mencabut pembatasan pekerjaan pasca-penjara yang telah ditetapkan selama lima tahun.

Lee diampuni bersama tiga pengusaha lainnya, termasuk Ketua Lotte Group Shin Dong-bin, yang dijatuhi hukuman percobaan dua setengah tahun penjara dalam kasus suap pada 2018.

“Pengampunan itu diberikan agar Lee dan serta eksekutif tingkat tinggi lainnya yang menerima pengampunan dapat memimpin mesin pertumbuhan berkelanjutan Korsel melalui investasi aktif dalam teknologi dan penciptaan lapangan kerja,” kata Kementerian Kehakiman Korsel dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari AFP.

Sebanyak 1.693 orang, termasuk tahanan dengan penyakit mematikan dan mereka yang mendekati akhir masa hukuman mereka, ada dalam daftar pengampunan, kata kementerian itu, menjelang peringatan Hari Pembebasan tahunan pada Senin mendatang.

Peringatan itu menandai penyerahan Jepang pada Perang Dunia II tahun 1945, yang membebaskan Korea dari beberapa dekade pemerintahan kolonial dan biasanya dirayakan setiap tahun dengan pengampunan ratusan tahanan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Hong Kong Cetak Rekor 1.514 Kasus Covid dalam Sehari

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB