Biden Umumkan Pembunuhan Zawahiri, Demokrat: AS Tetap Kuat

- Editor

Rabu, 3 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/AP)

Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/AP)

Pelopor.id | Jakarta – Beberapa minggu sebelum peringatan pertama mundur dari Afghanistan yang menurut para kritikus mengungkap kelemahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, dia mengabaikan Covid dan para kritikus dengan mengumumkan pembunuhan pemimpin Al-Qaeda di Kabul, sebuah operasi yang menurut Demokrat menunjukkan bahwa AS tetap kuat.

“Ketika saya mengakhiri misi militer kami di Afghanistan hampir setahun yang lalu, saya membuat keputusan bahwa setelah 20 tahun perang, Amerika Serikat tidak lagi membutuhkan ribuan sepatu bot di Afghanistan,” kata Biden pada Senin malam saat dia mengumumkan kematian Ayman al-Zawahiri, seperti dikutip AFP.

“Saya berjanji kepada rakyat Amerika bahwa kami akan terus melakukan operasi kontraterorisme yang efektif,” lanjutnya.

Mengumumkan kematian pemimpin jihadis telah menjadi ritual, baik muram dan sangat politis, bagi presiden sejak serangan 11 September 2001.

Pengungkapan Barack Obama 2011 tentang operasi berani untuk membunuh Osama bin Laden di rumahnya di Pakistan menggemparkan bangsa. Mendengar Obama, seorang orator yang terampil, orang-orang berhamburan ke jalan-jalan, meneriakkan “AS!”

Donald Trump mengambil pendekatan berbeda pada 2019, menggunakan bahasa berdarah untuk menyampaikan berita tentang serangan untuk membunuh pemimpin kelompok Negara Islam Abu Bakr Al-Baghdadi di Suriah, dan untuk meningkatkan citra pria kuatnya sendiri.

Bagi Biden, pengaturannya tidak menguntungkan. Terisolasi dari kasus rebound Covid-19, babak belur dalam jajak pendapat dan menghadapi peringatan bulan ini dari keluarnya pasukan AS yang traumatis pada Agustus 2021 dari Kabul, Demokrat berada dalam posisi lemah.

Sebagai anggukan terhadap langkah-langkah ventilasi Covid, pidatonya disampaikan dari balkon Kamar Biru yang bising. Saat dia memuji ketahanan Amerika, sirene polisi Washington meraung di latar belakang.

Biden mencatat bahwa Zawahiri telah berada di daftar orang yang dicari selama bertahun-tahun di bawah presiden (George W.) Bush, Obama dan Trump. Implikasinya sudah jelas bahwa negara itu aman di tangan Biden.

Baca Juga :   Sanksi Rusia, Serangan Siber Ancam Sistem Pembayaran SWIFT

“Tidak peduli berapa lama, di mana pun Anda bersembunyi, jika Anda adalah ancaman bagi rakyat kami, Amerika Serikat akan menemukan Anda dan membawa Anda keluar,” kata Biden.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:08 WIB

Idgitaf Ungkap Kecemasan dan Harapan Lewat Single Rutinitas

Sabtu, 27 Desember 2025 - 01:23 WIB

Gerakan Warga Wargi Menanam Warnai Penjualan Tiket Synchronize Fest 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:24 WIB

Eksplorasi Musik Tanpa Batas ala Patrick Lesmana dalam EP Yabai

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB