Operator KFC di Thailand Disebut Menjajaki Penjualan Bisnis

- Editor

Senin, 25 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gerai KFC. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Marcus)

Ilustrasi gerai KFC. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Marcus)

Pelopor.id | Jakarta – Restaurants Development Company disebut-sebut sedang menjajaki penjualan bisnis waralaba KFC di Thailand, dengan nilai sekitar USD 300 juta, menurut tiga sumber yang mengetahui masalah itu.

Mengutip Reuters, sumber yang meminta tidak disebutkan namanya itu mengatakan bahwa perusahaan sedang dalam pembicaraan dengan setidaknya satu penasihat mengenai potensi penjualan.

Disebutkan juga bahwa pelamar potensial dapat mencakup Central Restaurants Group dan The QSR of Asia Co Ltd, unit Thai Beverage Plc, yang menjalankan waralaba KFC lainnya di Thailand.

Restaurants Development sedang mempertimbangkan penjualan bisnis KFC pada tahun 2020, namun prosesnya ditangguhkan karena pandemi, kata dua sumber. Restaurants Development adalah perusahaan yang berbasis di Bangkok, yang didukung oleh konsorsium yang dipimpin perusahaan ekuitas swasta, AIGF Advisors Pte Ltd.

Namun, Restaurants Development maupun AIGF menolak berkomentar.

Menurut situs web Restaurants Development, saat ini pihaknya memiliki 236 gerai KFC. Perusahaan itu didirikan pada 2016 dan mempekerjakan lebih dari 5.000 orang.

Perusahaan itu mencatat, penjualan triwulanan tertinggi dalam tiga bulan pertama tahun 2022, dan juga tingkat pertumbuhan penjualan toko yang sama tahunan tertinggi.

Kebangkitan penjualan datang dengan meningkatnya kepercayaan konsumen Thailand pada bulan Juni, untuk pertama kalinya dalam enam bulan, didorong oleh peningkatan aktivitas ekonomi menyusul pelonggaran pembatasan Covid-19.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Bank Sentral Eropa Naikkan Suku Bunga Pertama dalam 11 Tahun

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB