Sidang Twitter dan Musk Berlangsung di Pengadilan Kanser Delaware

- Editor

Rabu, 20 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi palu pengadilan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/QuinceCreative)

Ilustrasi palu pengadilan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/QuinceCreative)

Pelopor.id | Jakarta – Pertarungan sengit antara Elon Musk dan Twitter dimulai pada Selasa, ketika perusahaan media sosial itu mencoba memaksa pendiri Tesla Inc untuk menghormati kesepakatan pembelian USD 44 miliar mereka.

Sidang pertama berpusat pada dorongan Twitter untuk menetapkan tanggal persidangan pada awal September, dalam kasus yang berfokus pada langkah Musk meninggalkan tuduhan bahwa Twitter menutupi data mengenai akun palsu.

Miliaran dolar dipertaruhkan, tetapi begitu juga masa depan platform yang menurut Musk harus memungkinkan setiap pidato hukum, posisi absolut yang telah memicu kekhawatiran jaringan dapat digunakan untuk menghasut kekerasan.

“Pertanyaan telah diajukan tentang masa depan Twitter, dan mereka tidak ingin ini berlarut-larut,” kata profesor hukum Universitas Richmond Carl Tobias, seperti dilansir dari AFP.

Tim hukum Musk telah mengajukan makalah yang menyatakan bahwa tanggal tersebut terlalu dini untuk masalah yang begitu rumit, dan malah mengusulkan pertengahan Februari.

Pengacara Twitter mencatat, kesepakatan itu seharusnya ditutup menjelang akhir Oktober, hanya enam bulan setelah Musk meluncurkan tawaran yang tidak diminta, yang awalnya ditolak oleh dewan perusahaan, tetapi kemudian didukung.

Sang miliarder telah mundur dari kesepakatan dalam beberapa bulan terakhir, lantaran saham teknologi telah jatuh, dan nilai Twitter telah jatuh jauh di bawah USD 54,20 per saham yang dia tawarkan.

Alih-alih Silicon Valley, tempat Twitter berbasis, perusahaan tersebut malah mengajukan gugatan terhadap Musk di Pengadilan Kanser Delaware yang memiliki pengalaman mendalam dalam perselisihan bisnis.

“Pengadilan Kanser, yang menangani sebagian besar masalah ini, sangat ahli dalam hukum perusahaan, dan lebih khusus lagi, merger dan akuisisi. Jadi, inilah tempatnya,” tambah Tobias. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Joe Biden Minta Taliban Bebaskan Warga AS yang Disandera

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB