Boikot Hipotek Dorong Tiongkok Desak Bank Dukung Sektor Properti

- Editor

Senin, 18 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evergrande Group. (Foto: Pelopor.id/Shutterstock)

Evergrande Group. (Foto: Pelopor.id/Shutterstock)

Pelopor.id | Jakarta – Regulator perbankan Tiongkok telah mendesak pemberi pinjaman untuk memberikan lebih banyak kredit kepada pengembang real estat. Pasalnya, semakin banyak pembeli rumah yang menahan pembayaran hipotek pada proyek perumahan yang belum selesai di 50 kota di Tiongkok.

Data kelompok industri dan analis menyebutkan bahwa para pembeli rumah pekan lalu melakukan boikot, lantaran marah pada penundaan pengiriman rumah pra-penjualan, waktu pengiriman yang tidak jelas dan konstruksi yang dihentikan.

Boikot itu pun memperburuk kekhawatiran penularan keuangan di sektor real estat yang bermasalah di Tiongkok, yang diperkirakan menyumbang 18-30 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Melansir AFP, Komisi Asuransi Perbankan dan Regulasi Tiongkok mendesak bank untuk secara efektif memenuhi kebutuhan pembiayaan yang wajar dari perusahaan real estat, dengan penuh semangat mendukung konstruksi perumahan sewa serta mendukung merger dan akuisisi proyek.

Mereka juga diminta melakukan pekerjaan dengan baik dalam layanan pelanggan, mematuhi kontrak, memenuhi komitmen, dan melindungi hak dan kepentingan sah konsumen keuangan. Langkah-langkah ini diperlukan untuk menjaga operasi pasar real estat yang stabil dan teratur.

Otoritas meluncurkan tindakan keras terhadap utang yang berlebihan di sektor properti pada tahun 2020, membuat raksasa properti Tiongkok seperti Evergrande dan Sunac berjuang melakukan pembayaran dan memaksa mereka bernegosiasi ulang dengan kreditur saat mereka terancam kebangkrutan.

Bloomberg News melaporkan, regulator bertemu bank minggu lalu untuk membahas pertumbuhan boikot hipotek konsumen, karena lebih banyak pengembang besar Tiongkok tertatih-tatih di ambang default.

Perkembangan datang pada saat pertumbuhan melambat untuk Tiongkok dan penjualan properti yang lemah, menambah risiko stabilitas menjelang Kongres ke-20 Partai Komunis di musim gugur, ketika Presiden Xi Jinping diprediksi akan memasuki masa jabatan ketiga.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kasus Covid-19 Melonjak, Pabrik-pabrik di Tiongkok Kembali Terpukul Aturan Pembatasan

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:52 WIB

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Berita Terbaru

Penyanyi dangdut, Lesti Kejora. (Foto: Istimewa)

Musik

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:52 WIB

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB