Pelopor.id | Jakarta – Kamboja berharap mampu menarik 1 juta wisatawan internasional pada tahun 2022, jauh lebih tinggi dari 200.000 pada tahun lalu.
Optimisme itu diungkapkan oleh Menteri Pariwisata Kamboja Thong Khon, lantaran negaranya telah kedatangan 510.000 pengunjung selama semester pertama tahun ini. Angka itu naik 394% secara year-on-year (yoy). Disebutkan juga bahwa turis terbanyak berasal dari Vietnam dan Thailand.
“Berdasarkan angka ini, kami berharap dapat menarik sekitar 1 juta wisatawan asing pada 2022 dan hingga 2 juta pada 2023,” kata Khon seperti dikutip dari Xinhua.
Menurutnya, pariwisata yang merupakan salah satu dari empat pilar pendukung perekonomian negara, diprediksi akan mencapai tingkat pra-Covid pada tahun 2026 atau 2027.
Berdasarkan data kementerian pariwisata, di era pra-pandemi, Kamboja menyambut 6,6 juta turis internasional pada 2019, dan menghasilkan pendapatan USD 4,92 miliar.
Sementara itu, Perdana Menteri Hun Sen mengatakan Kamboja adalah salah satu negara pertama di ASEAN yang telah membuka kembali perbatasan dan melonggarkan pembatasan perjalanan bagi turis asing.
“Kami telah membuka kembali negara ini dan kami tidak berpikir kami akan menutupnya lagi karena tingkat vaksinasi kami tinggi dan kekebalan kelompok tercapai dengan baik. Kami akan terus melawan Covid-19 dengan percaya diri,” katanya.
Saat ini, ada 24 maskapai yang beroperasi di Kamboja, dengan 2.214 penerbangan yang tercatat pada semester pertama tahun ini, naik 141% secara yoy.[]












