Gugatan Twitter ke Elon Musk Menambah Tantangan Tesla dan SpaceX

- Editor

Sabtu, 16 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Tesla. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Alexander Shatov)

Logo Tesla. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Alexander Shatov)

Pelopor.id | Jakarta – Twitter telah menggugat miliarder Elon Musk di Delaware Chancery Court, untuk memaksanya menindaklanjuti akuisisi USD 44 miliar yang dia setujui pada bulan April. Seperti diketahui, pekan lalu Musk membatalkan rencana pembelian itu, lantaran Twitter dianggap tidak jujur mengenai data akun palsu.

Gugatan Twitter pun menambah tantangan bagi Musk yang merupakan pemilik produsen mobil listrik Tesla Inc dan perusahaan roket SpaceX.

Awal bulan ini, Tesla melaporkan penurunan berurutan pertama dalam pengiriman triwulanan dalam lebih dari dua tahun, sebagian besar mencerminkan gangguan rantai pasokan dan penutupan pabrik yang diperpanjang di Tiongkok akibat penguncian terkait Covid-19.

Musk juga sempat menyebutkan tentang pabrik barunya di Jerman dan Texas sebagai “tungku uang raksasa”. Ia mengatakan bahwa pabrik dibuka awal tahun ini, namun perusahaan telah berjuang untuk meningkatkan produksi di keduanya.

“Berlin dan Austin kehilangan miliaran dolar sekarang, karena ada banyak pengeluaran dan hampir tidak ada output,” kata Musk dalam wawancara akhir Mei dengan klub pemilik Tesla, seperti dikutip dari The Wall Street Journal.

Musk, yang telah menyatakan keprihatinan tentang ekonomi global, memulai putaran PHK di perusahaan mobilnya bulan lalu.

Selain itu, Musk juga pernah mengatakan kebangkrutan bukanlah hal yang mustahil bagi SpaceX, jika resesi global yang parah mengeringkan ketersediaan modal dan likuiditas. Pasalnya, SpaceX telah kehilangan miliaran pada program roket Starship dan layanan broadband satelitnya.

Perusahaan antariksa itu adalah penyedia peluncuran roket Amerika Serikat (AS) tersibuk tahun lalu, menangani penerbangan manusia dan misi satelit.

Musk mengunjungi situs peluncuran SpaceX di Texas, setelah terjadi ledakan pada Senin di bawah salah satu pendorong Super Heavy perusahaan.

Baca Juga :   Zara Cetak Kenaikan Penjualan Secara Online

Kendaraan-kendaraan yang menjulang itu menopang sistem roket Starship, yang menurut Musk, akan digunakan dalam misi-misinya yang paling ambisius, termasuk perjalanan manusia yang prospektif ke Mars.

“Ya, sebenarnya tidak bagus,” tulis Musk di Twitter sebagai tanggapan atas ledakan tersebut, dengan mengatakan bahwa tim SpaceX sedang menilai kerusakannya.

SpaceX, bersama perusahaan satelit lainnya, juga sedang terlibat dalam pertarungan regulasi melawan Dish Network Corp. dan lainnya, saat Komisi Komunikasi Federal mempertimbangkan aturan baru untuk frekuensi radio yang digunakan untuk membawa sinyalnya.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:20 WIB

Mahia, Maseja dan Chrisalia Jadi Sorotan di Main-Main Cipete Vol. 39

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Berita Terbaru