Bisnis Hipotek Sejumlah Bank di Tiongkok Makin Terpukul

- Editor

Jumat, 15 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang Yuan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi uang Yuan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Banyaknya pembeli rumah yang mengancam menghentikan pembayaran pinjaman atas pembangunan apartemen yang belum selesai, telah membuat sejumlah bank di Tiongkok terpukul dari sektor kualitas aset dari bisnis hipotek.

Analis memprediksi aksi protes yang serius akan menambah eksposur risiko pemberi pinjaman di sektor properti yang kekurangan uang tunai. Ancaman itu diprediksi akan mendorong kenaikan rasio kredit macet hipotek bank sebesar 3-5 kali lipat.

Laporan data ANZ yang dilansir dari Reuters menunjukkan bahwa pinjaman hipotek terkait proyek perumahan yang belum selesai di Tiongkok mencapai 1,5 triliun yuan atau sekitar USD 220 miliar. Itu bisa berisiko pada aksi protes pembeli rumah semakin masif.

Sebelumnya, kondisi perbankan di Tiongkok juga sempat memburuk tahun lalu akibat pengembang yang gagal memenuhi kewajiban utangnya.

Beberapa developer Tiongkok yang belum menyelesaikan proyeknya antara lain Evergrande Group dan Sinic Holdings.

Setelah makin banyak pembeli rumah yang menolak membayar hipotek pada proyek yang macet, situasi ini mengundang otoritas Tiongkok untuk mengadakan pertemuan darurat dengan bank.

Menanggapi hal tersebut, pelaku pasar saham mengungkapkan pihak berwenang harus melakukan intervensi lebih awal untuk menyelesaikan krisis. Jika tidak, pengembang properti yang tertekan mungkin tidak akan mampu melanjutkan konstruksi dalam waktu dekat akibat krisis likuiditas.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Tiongkok Keluarkan Peringatan Kuning atau Level 2 untuk Suhu Tinggi

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB