Lockdown dan Sektor Real Estate Dorong Kejatuhan Ekonomi Tiongkok

- Editor

Rabu, 13 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Tiongkok. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Brian Matangelo)

Ilustrasi bendera Tiongkok. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Brian Matangelo)

Pelopor.id | Jakarta – Ekspansi ekonomi Tiongkok merosot pada kuartal kedua, akibat penguncian atau lockdown Covid dan pelemahan yang berkepanjangan di sektor real estat.

Para pemimpin ekonomi terbesar kedua di dunia itu tetap berpegang teguh pada pendekatan nol-Covid untuk membasmi klaster saat mereka muncul, namun dampaknya telah melemahkan pertumbuhan dan mendorong target tahunan pembuat kebijakan sekitar 5,5% di luar jangkauan.

Perlambatan terjadi setelah kota terbesar di Tiongkok, Shanghai, ditutup selama dua bulan karena kebangkitan Covid.

Menurut jajak pendapat analis AFP, produk domestik bruto diperkirakan telah meningkat 1,6% dalam setahun pada April-Juni. Beberapa analis memperkirakan ekonomi menyusut setiap tiga bulan, yang pertama sejak 2020 di puncak pandemi.

Menurut pengukur utama, aktivitas di sektor jasa dan manufaktur berkontraksi pada April dan Mei. Sektor properti Tiongkok, pendorong ekonomi yang penting, juga “masih limbo”, sementara penguncian telah sangat memukul penawaran dan permintaan, kata ahli strategi makro senior Rabobank Teeuwe Mevissen seperti dikutip dari AFP.

Penjualan rumah baru untuk 100 pengembang teratas turun 43% pada bulan Juni, menurut data China Real Estate Information Corporation, dengan analis Nomura menambahkan bahwa perjalanan penumpang metro di kota-kota besar tetap di bawah level 2021.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sejumlah Perusahaan di Shanghai Mulai Buka Kembali Pabriknya

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB