Menlu AS Desak Tiongkok untuk Mengikuti Hukum Internasional

- Editor

Selasa, 12 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. (Foto: Pelopor.id/Wikimedia Commons/U.S. Department of State)

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. (Foto: Pelopor.id/Wikimedia Commons/U.S. Department of State)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mendesak Tiongkok untuk mengikuti hukum internasional dan menghentikan “perilaku provokatif” di Laut Tiongkok Selatan. Ia pun menegaskan AS akan membela sekutu perjanjian Filipina jika pasukannya diserang di perairan itu.

Blinken menyatakan hal itu pada Senin, yang juga merupakan tahun keenam dari keputusan pengadilan internasional yang membatalkan klaim Tiongkok atas Laut Tiongkok Selatan, saluran untuk perdagangan kapal senilai sekitar USD 3 triliun setiap tahun.

“Kami menegaskan kembali bahwa serangan bersenjata terhadap angkatan bersenjata Filipina akan menimbulkan komitmen pertahanan bersama AS,” kata Blinken dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters, mengacu pada ketentuan perjanjian pertahanan bersama antara sekutu yang berasal dari tahun 1951.

“Kami menyerukan lagi kepada Republik Rakyat Tiongkok untuk mematuhi kewajibannya di bawah hukum internasional dan menghentikan perilaku provokatifnya,” tambahnya.

Pernyataan itu muncul pada hari ketika menteri luar negeri Tiongkok Wang Yi mengatakan pada pertemuan Asean di Jakarta bahwa negara-negara kawasan harus menghindari digunakan sebagai “bidak catur” oleh kekuatan global.

Klaim Tiongkok atas hampir seluruh Laut Tiongkok Selatan, mengutip apa yang dikatakannya sebagai peta sejarah, membuatnya bertentangan dengan sejumlah negara dalam kelompok tersebut, yang mengatakan klaim tersebut tidak sesuai dengan hukum internasional.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Tesla Naikkan Harga Jual Mobil Setelah Terpukul Penguncian Tiongkok

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB