Tesla Naikkan Harga Jual Mobil Setelah Terpukul Penguncian Tiongkok

- Editor

Jumat, 22 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mobil Tesla. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Ilustrasi mobil Tesla. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Pelopor.id | Jakarta – Tesla Inc. melaporkan pendapatan kuartalan yang solid, meski ada pukulan dari penguncian Covid-19 di Shanghai, Tiongkok, yang menurut Chief Executive Officer Elon Musk mendorong perusahaan untuk melikuidasi sebagian besar kepemilikan bitcoinnya.

Elon Musk, yang baru-baru ini menjadi berita utama terkait pembatalan akuisisi Twitter senilai USD 44 miliar, menyebut Tesla telah menavigasi lingkungan yang rumit dengan penutupan Shanghai dan masalah rantai pasokan yang berkepanjangan yang telah meningkatkan biaya.

Tesla melaporkan laba kuartal kedua senilai USD 2,3 miliar, sekitar dua kali lipat dari periode tahun lalu, ketika produsen mobil listrik itu menaikkan harga mobil ke tingkat yang “memalukan”, seperti yang dikatakan Musk.

Meskipun laba Tesla melampaui perkiraan, mereka tertinggal di belakang pada kuartal pertama, penurunan laba berurutan pertama sejak akhir 2020, yang bertepatan dengan penurunan margin laba otomotif karena kenaikan biaya.

Selain itu, meski pendapatan melonjak 42% menjadi USD 16,9 miliar, mereka tetap lebih kecil dari proyeksi para analis yang sebesar USD 17,1 miliar, seperti dikutip dari AFP.

Musk menggambarkan periode itu sebagai “kuartal yang unik,” namun mengatakan kepada investor dan analis bahwa dimulainya kembali pabrik Shanghai dan peningkatan pabrik baru di Jerman dan Texas menciptakan potensi untuk memecahkan rekor paruh kedua di tahun ini.

Tesla mengatakan tantangan rantai pasokan tetap menjadi beban, karena penutupan pabrik, kekurangan tenaga kerja, logistik, dan masalah lainnya membatasi kemampuan Tesla untuk secara konsisten menjalankan pabrik dengan kapasitas penuh.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Pengawasan Diperketat, Microsoft Hentikan Layanan LinkedIn di China

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB