Elon Musk Ejek Ancaman Gugatan, Saham Twitter Terjun Bebas

- Editor

Selasa, 12 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Saham Twitter menurun hingga 11,3% menjadi USD 32,65 pada Senin, yang salah satunya dipengaruhi oleh komentar miliarder Elon Musk yang mengejek tentang ancaman gugatan Twitter, setelah Musk membatalkan akuisisi senilai USD 44 miliar.

Menurut surat dari pengacaranya yang termasuk dalam pengajuan sekuritas Amerika Serikat (AS), Musk menuduh Twitter memberi pernyataan “menyesatkan” tentang jumlah akun palsu.

Twitter telah membela pengawasan akun palsu dan mengatakan akan menuntut untuk memaksa Musk menyelesaikan kesepakatan. Twitter mengatakan, jumlah akun palsu kurang dari 5%, angka yang ditantang oleh Musk yang percaya persentasenya jauh lebih tinggi.

“Mereka bilang saya tidak bisa membeli Twitter. Kemudian mereka tidak akan mengungkapkan info bot. Sekarang mereka ingin memaksa saya membeli Twitter di pengadilan. Sekarang mereka harus mengungkapkan info bot di pengadilan,” tulisnya dalam tweet pada Minggu malam.

Twitter mengeluarkan bantahan baru pada Senin malam, merilis surat dari tim hukumnya kepada pengacara Musk yang menyebut alasan bos Tesla untuk mengakhiri kesepakatan itu “tidak valid dan salah”, menurut pengajuan sekuritas.

“Twitter menuntut agar Musk dan pihak Musk lainnya mematuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian, termasuk kewajiban mereka untuk menggunakan upaya terbaik mereka masing-masing untuk menyempurnakan dan mengefektifkan transaksi yang dimaksud dalam perjanjian,” kata pengacara Twitter di Wachtell, Lipton, Rosen & Katz, seperti dikutip dari AFP.

Pengakhiran perjanjian pengambilalihan yang ditandatangani Musk pada April menetapkan panggung untuk pertempuran pengadilan yang berpotensi panjang dengan Twitter, yang awalnya menentang transaksi dengan pengusaha miliarder yang tidak dapat diprediksi. Perjanjian merger asli berisi biaya perpisahan USD 1 miliar.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Elon Musk Jual Saham Tesla Senilai USD 6,9 Miliar

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 00:23 WIB

Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:36 WIB

Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Jumat, 26 Desember 2025 - 22:36 WIB

Indonesia Ukir Sejarah di Kejuaraan Cheerleading World Championships (CWC) XII

Kamis, 20 November 2025 - 13:47 WIB

Sidang Ke-6 Kasus Perselisihan Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Pihak Tergugat Enggan Beri Keterangan

Rabu, 19 November 2025 - 16:08 WIB

UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026

Berita Terbaru

Bank Jakarta kembali menggelar Program Mudik Gratis Lebaran 2026 bersama Pemprov DKI Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang

Senin, 16 Mar 2026 - 14:07 WIB