Festival Adu Banteng Pamplona Digelar Setelah Dua Tahun Absen

- Editor

Jumat, 8 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi festival adu banteng. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/SanFermin)

Ilustrasi festival adu banteng. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/SanFermin)

Pelopor.id | Jakarta – Banteng berbobot setengah ton “beraksi” menjatuhkan para pencari sensasi dalam adu banteng pertama sejak 2019 di festival San Fermin Spanyol di Pamplona, ​​dengan lima orang dibawa ke rumah sakit. Tidak ada yang ditanduk, namun sejumlah orang terinjak-injak atau terlempar ke trotoar dalam festival itu.

Menurut juru bicara Palang Merah, satu orang menderita cedera kaki, sementara yang lain terpukul kepalanya saat jatuh dan seorang remaja terluka lengannya.

Setelah meriam start, gerbang kandang dibuka dan banteng menyerbu ke jalan, mendorong sekelompok pelari pertama untuk berlari, banyak yang melompat keluar dari jalan atau jatuh saat kawanan berlari melewatinya.

“Banteng-banteng itu menjaga diri mereka dalam kelompok yang ketat, mereka melaju kencang, jadi itu berakhir dengan sangat cepat,” kata salah satu peserta, Gordon MacDonald, seperti dikutip dari AFP.

Tepat setelah balapan, banyak yang masih terguncang karena kegembiraan.

“Ini memberi saya sensasi, adrenalin yang nyata… luar biasa,” kata peserta lainnya, Nico Falcon, seorang siswa dari Andalusia.

Festival tahunan, yang dipopulerkan oleh novel 1926 Ernest Hemingway “The Sun Also Rises”, terakhir diadakan pada 2019. Para pejabat membatalkan festival tersebut pada 2020 dan 2021 akibat pandemi, pertama kalinya festival itu dibatalkan sejak perang saudara Spanyol 1936-1939.

Enam belas orang tewas dalam adu banteng sejak 1910. Kematian terakhir terjadi pada 2009.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Harley Davidson Tangguhkan Bisnis dan Pengiriman Moge ke Rusia

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB