Kamboja Undang Menlu Rusia Sergey Lavrov ke Pertemuan Asean

- Editor

Kamis, 7 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. (Foto: Pelopor.id/Twitter @mfa_russia)

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. (Foto: Pelopor.id/Twitter @mfa_russia)

Pelopor.id | Jakarta – Kamboja telah mengundang Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov ke pertemuan tahunan terkait ASEAN yang dijadwalkan awal Agustus, dengan keputusan yang kemungkinan akan menimbulkan kekhawatiran di kalangan internasional yang terpecah dalam tanggapannya terhadap invasi Rusia ke Ukraina.

Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn pada Rabu mengatakan, dia meminta menteri Rusia untuk menghadiri Forum Regional Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dan pertemuan terkait lainnya.

Prak Sokhonn mengatakan, Kamboja yang merupakan ketua ASEAN tahun ini, juga telah mengundang Myanmar ke pertemuan tersebut, meskipun hanya sebagai perwakilan non-politik.

Sejak invasi dimulai pada akhir Februari, partisipasi Rusia dalam pertemuan internasional telah menjadi bahan diskusi, terutama bagi negara-negara tuan rumah yang waspada terhadap sejumlah negara yang memboikot pertemuan multilateral mereka.

Prak Sokhonn, yang juga wakil perdana menteri Kamboja, mengatakan bahwa Rusia belum membuat konfirmasi resmi tentang partisipasi menteri luar negeri itu. Namun menurut sumber Kyodo News, Lavrov “sangat mungkin” untuk hadir.

Tak hanya Rusia, Myanmar juga menjadi pusat diskusi, dengan tidak ada pejabat tinggi baru-baru ini yang diundang ke pertemuan terkait ASEAN. Seperti diketahui, pemerintahan resmi Myanmar telah digulingkan oleh junta militer sejak awal 2021.

Kamboja akan menjadi tuan rumah pertemuan menteri luar negeri dari asosiasi 10 anggota sebagai bagian dari ARF, salah satu dari sedikit kerangka kerja dialog keamanan di mana Korea Utara berpartisipasi dan yang mencakup negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, Amerika Serikat, serta negara-negara lain. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Google Bayar USD 118 Juta untuk Selesaikan Gugatan Diskriminasi Gender

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Berita Terbaru