Lawan Inflasi, Vietnam Bakal Pangkas Tarif MFN pada Bensin

- Editor

Kamis, 30 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi SPBU. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi SPBU. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Vietnam berencana memotong tarif Most Favored Nation (MFN) pada bensin menjadi 12% dari semula 20%. Pemerintah Vietnam menyebutkan bahwa langkah ini ditempuh untuk membantu mengurangi tekanan inflasi.

Selain itu, keputusan ini juga akan membantu Vietnam mendiversifikasi sumber impor bensin dan mengurangi ketergantungannya pada pemasok utamanya termasuk Korea Selatan dan tetangganya di Asia Tenggara, kata pemerintah dalam rilis berita seperti dikutip Reuters.

Tarif MFN adalah tarif standar yang diterapkan dalam perdagangan antara anggota Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO), kecuali ada perjanjian perdagangan terpisah.

Di bawah kesepakatan perdagangan bebas antara Vietnam dan Korea Selatan dan di dalam 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau Association of Southeast Asian Nations, tarif impor bensin sekitar 8%.

Vietnam sebagai pusat manufaktur regional, melaporkan pertumbuhan produk domestik bruto sebesar 7,72% pada kuartal kedua tahun ini, namun seperti banyak negara tetangganya menghadapi tekanan inflasi yang meningkat dengan harga energi dan makanan yang lebih tinggi.

Selain memangkas tarif MFN, pemerintah Vietnam juga berencana memotong pajak konsumsi khusus, pajak pertambahan nilai dan pajak lingkungan untuk bahan bakar, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sepp Blatter dan Michel Platini Jalani Persidangan Kasus Penipuan

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru