Presiden AS Joe Biden Desak G7 untuk Melarang Impor Emas Rusia

- Editor

Senin, 27 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @JoeBiden)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/Twitter @JoeBiden)

Jakarta | Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meminta sekutu untuk tetap bersama melawan Rusia. Biden mengungkapkan hal itu dalam pertemuan puncak para pemimpin G7 yang terutama membahas tentang perang Rusia-Ukraina dan dampaknya terhadap pasokan pangan dan energi serta ekonomi global.

Pada awal pertemuan di Pegunungan Alpen Bavaria, empat dari negara G7 berniat melarang impor emas Rusia untuk memperketat sanksi bagi negara tersebut dan memangkas sarananya untuk membiayai invasi ke Ukraina.

Berdasarkan laporan Reuters, Inggris, AS, Jepang dan Kanada menyetujui larangan baru soal impor emas Rusia. Tahun lalu, nilai ekspor emas Rusia mencapai USD 15,5 miliar. Menurut pemerintah Inggris, larangan itu ditujukan untuk taipan Rusia yang telah membeli safe-haven bullion untuk mengurangi dampak finansial dari sanksi Barat.

Menurut sumber pemerintah Jerman, para pemimpin G7 di Inggris, Prancis, AS, Jerman, Jepang, Italia dan Kanada, juga melakukan pembicaraan tentang kemungkinan pembatasan harga minyak Rusia.

Para pemimpin G7 memang berkomitmen mengumpulkan dana swasta dan publik senilai USD 600 miliar untuk negara-negara berkembang melawan pengaruh Tiongkok yang makin kuat dan mengurangi dampak lonjakan harga pangan dan energi.

Tuan rumah G7, Kanselir Jerman Olaf Scholz, mengundang Senegal, Argentina, Indonesia, India dan Afrika Selatan sebagai negara mitra di KTT tersebut. Di sisi lain, sebenarnya banyak negara di belahan dunia selatan yang mengkhawatirkan kerusakan tambahan dari sanksi Barat terhadap Rusia.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   FIFA Beri 5 Sanksi Untuk Timnas Rusia, Apa Saja?

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:52 WIB

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Berita Terbaru

Penyanyi dangdut, Lesti Kejora. (Foto: Istimewa)

Musik

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:52 WIB

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB