Kemenkes: 9 Pasien yang Diduga Tertular Cacar Monyet, Terbukti Idap Penyakit Lain

- Editor

Sabtu, 25 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Cacar Monyet. (Foto: Pelopor.id/Padtirto)

Ilustrasi Cacar Monyet. (Foto: Pelopor.id/Padtirto)

Jakarta – Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril menjelaskan hasil diagnosa terhadap sembilan pasien di Indonesia yang dicurigai tertular cacar monyet (Monkeypox). Setelah dilakukan pengecekan, mereka tidak terbukti terinfeksi cacar monyet melainkan mengidap penyakit lainnya.

“Rincian hasil pemeriksaan dari kasus yang dicurigai, sebanyak tujuh kasus terdiagnosa negatif PCR orthopoxviridae, satu kasus menderita pemfigoid bulosa, dan satu kasus varicella,” tutur M Syahril, dalam siaran persnya dikutip Sabtu, (25/06/2022).

Orthopoxviridae merupakan virus penyebab penyakit Monkeypox, sedangkan pemfigoid bulosa adalah kejadian munculnya lepuhan berisi cairan di kulit yang terasa gatal, serta varicella merupakan cacar air.

Mohammad Syahril juga mengungkapkan, sejumlah provinsi yang melaporkan perkembangan Monkeypox di Indonesia antara lain, Kalimantan Barat satu kasus, Jawa Tengah satu kasus, Jawa Barat tiga kasus, dan DKI Jakarta empat kasus.

“Sampai hari ini, beberapa wilayah telah melaporkan kasus yang dicurigai. Namun berdasarkan hasil penyelidikan lebih lanjut belum ada satupun yang memenuhi kriteria suspek maupun probable,” tegasnya.

Baca Juga :   Kementan Intervensi Lahan Jeneponto untuk Penuhi Stok Jagung Nasional
Ilustrasi Cacar Monyet
Ilustrasi Cacar Monyet. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Penyakit cacar monyet, umumnya terjadi akibat kontak dengan hewan yang terinfeksi, tetapi transmisi dari manusia ke manusia juga bisa terjadi via darah, cairan tubuh, lesi kulit atau mukosa.

Ciri-ciri khusus yang membedakan cacar air dan cacar monyet adalah pada pasien cacar monyet terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di leher 1 sampai 3 hari setelah infeksi. Sedangkan gejala virus cacar monyet yang sangat infeksius biasanya akan muncul ruam-ruam yang dimulai dari muka, kemudian menyebar ke badan dan tangan. []

Baca Juga :   Thailand Perpanjang Insentif Pajak Industri Bio-plastik Hingga 2024
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
IONATION 2025 Hadirkan Maia Estianty, Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
Hari Anak Nasional 2025: TNP Group, MUGU, dan Sahabat Anak Hadirkan Ruang Bermain Bermakna di Cijantung
Poli deCent, Langkah Strategis RS MMC Hadapi Gangguan Mental di Era Modern

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 21:11 WIB

Ade Govinda dan Gloria Jessica Luncurkan Lagu Terbelah Jadi Dua

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Kamis, 9 April 2026 - 22:08 WIB

Tiket Presale Konser Avenged Sevenfold di Jakarta Ludes dalam 1 Jam

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB