Jerman Menaikkan Tingkat Waspada Gas Setelah Rusia Pangkas Pasokan

- Editor

Jumat, 24 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi meteran gas. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Robert Linder)

Ilustrasi meteran gas. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Robert Linder)

Jakarta | Jerman semakin dekat dengan penjatahan gas alam lantaran menaikkan tingkat siaga di bawah rencana darurat, setelah Rusia memangkas pasokan ke negara itu.

“Gas sekarang menjadi komoditas langka di Jerman,” kata Menteri Ekonomi Robert Habeck seperti dikutip dari AFP.

Habeck menilai, Rusia menggunakan gas “sebagai senjata” melawan Jerman sebagai pembalasan atas dukungan Barat untuk Ukraina, setelah invasi Moskow dengan tujuan menghancurkan persatuan Eropa.

Untuk diketahui, raksasa energi Rusia, Gazprom, pekan lalu telah memangkas pasokan ke Jerman melalui pipa Nord Stream sebesar 60%, dengan alasan batasan baru pada perbaikan yang tertunda.

Jerman menolak alasan Gazprom, alih-alih menyebut langkah itu sebagai keputusan politik. Namun, Rusia membantah pernyataan Jerman bahwa ada motif politik di balik pembatasan pasokan gas.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan tidak ada makna ganda dalam keputusan pasokan.

“Mitra Jerman kami sangat menyadari siklus servis teknologi pipa. Aneh menyebutnya politik,” katanya.

Dalam beberapa pekan terakhir, Gazprom telah menghentikan pengiriman ke sejumlah negara Eropa, termasuk Polandia, Bulgaria, Finlandia dan Belanda.

Jerman, seperti sejumlah negara Eropa lainnya, selama ini memang sangat bergantung pada impor energi Rusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Habeck mengatakan, pasokan gas ke ekonomi terbesar Eropa masih aman, namun tindakan masih diperlukan untuk mempersiapkan musim dingin mendatang. Untuk memitigasi risiko pemotongan pasokan, pemerintah mengamanatkan fasilitas penyimpanan gas terisi hingga 90% pada awal Desember. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Elon Musk Kembali Naikkan Harga Software Full Self Driving

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:18 WIB

Dihadiri Erros Candra, Pembukaan Melodia Yogyakarta Berlangsung Meriah

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:47 WIB

LUMINA, Girl Group Indonesia–Korea, Rilis Single Debut 안녕. Bintang

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:58 WIB

Java Jazz Festival 2026 Umumkan Deretan Lineup Internasional dan Nasional

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:34 WIB

4 Musisi Senior Hadir di Single Yang Masih Bisa Berdoa Milik Lindee Cremona

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:43 WIB

Donny Fattah God Bless Meninggal Dunia, Kancah Rock Indonesia Berduka

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:10 WIB

Idgitaf Berbagi Panggung dengan Teman Tuli di KLBB Festival 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 02:17 WIB

Priska Baru Segu Rayakan Usia 30 dengan Stand-Up Comedy Spesial

Berita Terbaru