Rusia Kurangi Pasokan Gas, Jerman Beralih ke Batu Bara

- Editor

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi batu bara. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Hunter So)

Ilustrasi batu bara. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Hunter So)

Jakarta | Jerman mengumumkan sejumlah langkah darurat pada hari Minggu, untuk memastikan kebutuhan energinya setelah penurunan pasokan gas Rusia, termasuk kembali menggunakan batu bara.

“Untuk mengurangi konsumsi gas, lebih sedikit gas yang harus digunakan untuk menghasilkan listrik. Sebagai gantinya, pembangkit listrik tenaga batu bara harus digunakan lebih banyak,” kata Kementerian Ekonomi Jerman dalam sebuah pernyataan seperti dikutip AFP.

Keputusan itu diambil setelah Rusia meningkatkan tekanan pada sekutu Barat dengan mengurangi aliran gas alam di jalur pipanya ke Eropa barat secara drastis, sehingga menaikkan harga energi.

Perusahaan migas Rusia, Gazprom mengatakan, pengurangan pasokan melalui pipa Nord Stream adalah hasil dari pekerjaan perbaikan, namun pejabat Uni Eropa (UE) yakin Rusia sedang menghukum sekutu Ukraina, di mana pasukan Rusia melancarkan invasi pada Februari.

Pengalihan sementara Jerman ke batu bara menandai perubahan haluan bagi koalisi Partai Sosial Demokrat, Partai Hijau, dan FDP yang dipimpin Kanselir Jerman Olaf Scholz, yang telah berjanji mengurangi penggunaan batu baranya pada tahun 2030.

“Ini pahit tetapi sangat diperlukan untuk mengurangi konsumsi gas,” kata menteri ekonomi dan iklim Robert Habeck dalam sebuah pernyataan.

Berdasarkan langkah-langkah tersebut, pemerintah akan mengizinkan penggunaan pembangkit listrik tenaga batu bara yang saat ini dianggap sebagai cadangan untuk digunakan hanya sebagai upaya terakhir.

Langkah itu juga mencakup sistem pelelangan penjualan gas ke produsen, yang menurut pemerintah akan membantu menurunkan konsumsi sektor kuat.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sekjen PBB: Dunia Menghadapi Bahaya Nuklir yang Tak Terlihat

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:44 WIB

Slank, RAN, dan Ziva Magnolya Satu Poster dengan Jon Batiste di Java Jazz Festival 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:36 WIB

Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:23 WIB

Grup Band Reborn Rilis Single Perdana Bertajuk Father

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:05 WIB

Sayap Lepas Hadirkan Single Cinta & Janji untuk Pendengar Asia Tenggara

Rabu, 11 Februari 2026 - 04:19 WIB

Man Sinner Hadirkan Versi Audio Digital Lagu Bumi Menangis (Unplugged)

Jumat, 6 Februari 2026 - 05:02 WIB

Rafael Tan Rilis Ulang Lagu Hits Indie, Aku Sayang Kamu

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:02 WIB

Risty Ang Kolaborasi Bareng Giant Jay di Lagu Ramadan Hidup Tanpa Kata

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:33 WIB

Ribuan Penonton Jakarta Terpukau Aksi Panggung Bryan Adams di Jakarta

Berita Terbaru

Suasana konser Dream Theater di Jakarta. (Foto: Rajawali Indonesia)

Musik

Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Kamis, 12 Feb 2026 - 00:36 WIB

Musik

Grup Band Reborn Rilis Single Perdana Bertajuk Father

Rabu, 11 Feb 2026 - 07:23 WIB