McKinsey: Pengeluaran Metaverse Capai USD 5 Triliun Pada 2030

- Editor

Kamis, 16 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi metaverse. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi metaverse. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Pengeluaran global tahunan bisnis dan konsumen terkait dengan metaverse diprediksi dapat mencapai USD 5 triliun pada tahun 2030.

Dari angka itu, perusahaan konsultan McKinsey & Co. memperkirakan, e-Commerce di metaverse menyumbang sekitar USD 2 triliun – USD 2,6 triliun, sedangkan upaya periklanan virtual akan menghasilkan USD 144 miliar – USD 206 miliar.

McKinsey merilis perkiraan barunya untuk metaverse dalam sebuah studi tentang subjek yang juga mencakup hasil survei terhadap 3.104 konsumen di 11 negara dan jajak pendapat eksekutif tingkat C di 448 perusahaan di 15 industri dan 10 negara.

Menurut McKinsey, metaverse akan mencakup lima jenis aktivitas sehari-hari, yaitu bermain game, bersosialisasi, kebugaran, perdagangan dan pembelajaran jarak jauh.

“Orang-orang mengisyaratkan bahwa koneksi mungkin merupakan minat nomor satu mereka,” kata mitra senior di McKinsey Lareina Yee, seperti dikutip dari The Wall Street Journal, Kamis (16/06/2022).

Sebanyak 79% responden mengatakan mereka telah melakukan pembelian di metaverse seperti yang ada saat ini, dengan 47% dari orang-orang tersebut mengatakan bahwa mereka telah melakukan pembelian dalam game, 37% melaporkan membeli barang kosmetik virtual dan 33% mengatakan mereka membeli yang asli, item dunia yang ditawarkan melalui platform virtual.

Peneliti McKinsey mengatakan, eksperimen merek di dunia maya sejauh ini menawarkan sinyal tentang bagaimana pemasaran dan periklanan kepada konsumen di metaverse mungkin terlihat di masa depan.

“Ada kebutuhan akan keterampilan pemasaran yang sangat berbeda, yang lebih dekat dengan video game dan film, serial TV, dan sebagainya,” kata mitra senior di McKinsey Eric Hazan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   BTS Bertemu Biden di Gedung Putih, Bahas Isu Kejahatan Rasial Anti-Asia

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB