Jakarta | Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan bantuan keamanan tambahan sebesar USD 1 miliar untuk Ukraina pada Rabu (15/06/2022), yang menjadi paket senjata dan peralatan tunggal terbesar bagi Ukraina dalam perang melawan Rusia.
AS mengatakan, bantuan militer terbaru itu antara lain berupa dua sistem rudal anti-kapal Harpoon dan amunisi tambahan untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi, yang dikenal sebagai HIMARS, yang akan memungkinkan militer Ukraina mencapai sasaran pada jarak sekitar 80 kilometer.
Mengutip AFP, dengan tambahan itu, maka total bantuan keamanan dari AS ke Ukraina kini mencapai lebih dari USD 5,6 miliar sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Tak hanya itu, pemerintahan Biden juga berusaha menopang dukungan internasional untuk Ukraina, dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengadakan pertemuan di Brussel pada hari yang sama dengan perwakilan dari sekitar 50 negara untuk memenangkan janji memberikan lebih banyak kemampuan militer ke Ukraina.
Pada saat bersamaan, pemerintahan Biden juga mengumumkan tambahan USD 225 juta dalam bantuan kemanusiaan untuk Ukraina, termasuk air minum yang aman, pasokan medis penting dan perawatan kesehatan.
Di sisi lain, pejabat senior Eropa tidak optimistis tentang kemungkinan Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui kesepakatan yang akan memungkinkan Ukraina melanjutkan ekspor biji-bijian, bahkan ketika Moskow dan Kyiv dapat mengambil bagian dalam diskusi yang difasilitasi PBB minggu ini.[]












