Invasi Rusia Membuat Industri Pertanian Ukraina Kehilangan USD 4,3 Miliar

- Editor

Rabu, 15 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gandum. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/manfredrichter)

Ilustrasi gandum. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/manfredrichter)

Jakarta | Sejak Rusia melancarkan serangan militernya pada 24 Februari 2022 hingga kini, kerugian industri pertanian Ukraina diprediksi telah mencapai USD 4,3 miliar. Tak hanya pertanian, invasi Rusia juga telah menghancurkan mesin dan peternakan. Menurut perkiraan para peneliti, ada sekitar 5,7 juta unggas yang mati.

Berdasarkan laporan Kyiv School of Economics, sebagian besar kerusakan berasal dari polusi akibat ranjau dan tanaman yang tidak dipanen. Tak hanya itu, gandum senilai USD 613 juta telah dicuri dari sejumlah wilayah di Ukraina dan dikirim ke Rusia.

“Ekonomi Ukraina diproyeksikan berkontraksi sebesar 45% dan puluhan juta di seluruh dunia terancam kelaparan karena terganggunya ekspor biji-bijian dari Ukraina dan berlanjutnya kerusakan pada sektor pertanian pangannya,” tulis laporan itu, seperti dikutip Bloomberg.

Bloomberg mencatat bahwa harga pangan global mendekati rekor tertinggi, dengan jutaan ton biji-bijian dan minyak sayur tertahan di Ukraina. Seperti diketahui, pasukan Rusia melakukan blokade terhadap pelabuhan, sehingga menghambat ekspor Ukraina.

Akhirnya, eksportir biji-bijian Ukraina terpaksa membuat rute ekspor baru melalui Laut Baltik, namun laju penjualan masih jauh dari kecepatan normal. Ukraina pun diprediksi akan kehabisan ruang untuk menyimpan hasil panen yang akan datang.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Rusia Perpanjang Penahanan Atlet Basket Brittney Griner atas Tuduhan Narkoba

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Senin, 16 Maret 2026 - 14:07 WIB

Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:35 WIB

Pilates Hunter Kemang Hadirkan Paket Promo Grand Opening Mulai Rp900.000

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:37 WIB

Bank Jakarta Raih Golden Champion in Satisfaction, Loyalty, & Engagement pada 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:35 WIB

Ketua DPRD DKI: Bank Jakarta Naik Kelas, Kartu Debit Visa Bisa Digunakan di 200 Negara

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Rabu, 19 November 2025 - 16:08 WIB

UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 19:55 WIB

Bank Jakarta Hadir di “Pasar Malem Narasi 2025”, Dorong Transaksi Non-Tunai Lewat Cara Kreatif dan Inklusif

Berita Terbaru

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB