AS Sita Dua Pesawat Milik Oligarki Rusia Roman Abramovich

- Editor

Selasa, 7 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi pesawat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Senin (06/06/2022) memerintahkan penyitaan dua pesawat milik oligarki Rusia Roman Abramovich, dengan mengatakan bahwa mereka telah digunakan untuk melanggar sanksi terhadap Rusia yang dijatuhkan atas invasinya ke Ukraina.

Dalam pengajuan pengadilan, Departemen Kehakiman AS mengatakan bahwa dua pesawat, Boeing 787-8 Dreamliner dan jet eksekutif Gulfstream G650ER, telah diterbangkan ke wilayah Rusia awal tahun ini dengan melanggar kontrol ekspor AS yang ditetapkan untuk pesawat buatan AS pada 2 Maret.

Langkah itu menargetkan salah satu miliarder Rusia terkaya, yang telah dipaksa untuk menjual Chelsea Football Club, setelah invasi Moskow pada 24 Februari di Ukraina.

“Ini bertujuan untuk memberi insentif kepada orang-orang yang dekat dengan pemerintah Rusia untuk menjauhkan diri dari Kremlin dan dari negara Rusia karena terus meningkatkan perang,” kata direktur satuan tugas KleptoCapture Departemen Kehakiman AS Andrew Adams, seperti dilansir dari AFP.

Meski demikian, menurut laporan media, kedua pesawat yang dinilai Departemen Kehakiman senilai USD 400 juta, diyakini berada di luar jangkauan pejabat AS, yaitu kemungkinan di Rusia dan Dubai.

“Kami akan mengambil langkah aktif untuk mengejar penyitaan, dan kami akan mengawasi apakah mereka memindahkan yurisdiksi,” kata Adams.

Perintah penyitaan menguraikan bagaimana Abramovich mengendalikan kedua pesawat itu melalui serangkaian perusahaan cangkang, yang berpusat pada Europe Settlement Trust yang terdaftar di Siprus.

Abramovich pada bulan Februari menjadikan anak-anaknya, semua warga negara Rusia, sebagai penerima perwalian, sesuai dengan perintah itu.

Sejalan dengan perintah penyitaan pesawat, Departemen Perdagangan AS mengeluarkan surat yang menuduh Abramovich dengan sengaja melanggar pembatasan AS yang berupaya memblokir teknologi dan barang tertentu agar tidak diekspor ke Rusia.

Baca Juga :   Badai Utang Evergrande Gerus Kekayaan Bos Properti China

Tuduhan itu dapat membawa hukuman finansial hingga dua kali lipat nilai transaksi ekspor, kata surat perdagangan itu, menunjukkan bahwa mereka dapat meminta denda lebih dari nilai pesawat.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB