Korea Utara Mengklaim Wabah Covid Terkendali

- Editor

Sabtu, 28 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pyongyang, Korea Utara. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Thomas Evans)

Pyongyang, Korea Utara. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Thomas Evans)

Jakarta | Korea Utara mengatakan wabah Covid-19 telah dikendalikan, dengan media pemerintah melaporkan penurunan beban kasus selama tujuh hari berturut-turut pada Jumat ketika petugas kesehatan mengintensifkan pengujian dan perawatan.

Namun para ahli mempertanyakan angka resmi, mengingat negara yang terisolasi itu memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan terburuk di dunia dan kemungkinan tidak ada obat Covid atau kemampuan pengujian massal.

Kantor Berita Pusat Korea yang dikelola pemerintah atau The state-run Korean Central News Agency (KCNA) mengatakan, kemajuan telah dibuat dalam mendiagnosis dan merawat pasien berkat usaha penuh dedikasi dari para pekerja medis.

Korea Utara mengumumkan kasus virus corona pertamanya pada 12 Mei dan mengaktifkan sistem pencegahan epidemi darurat maksimum, dengan pemimpin Korut Kim Jong Un menempatkan dirinya di depan dan pusat tanggapan pemerintah.

Kim menyalahkan pejabat yang malas atas reaksi lamban terhadap wabah tersebut dan mengerahkan tentara ke apotek staf di Pyongyang.

Akhir pekan lalu, media pemerintah mengatakan epidemi telah dikendalikan, dan KCNA mengulangi pesan itu pada Selasa.

Pada Jumat dilaporkan lebih dari 100.000 kasus baru “demam”, turun dari angka tertinggi yang mencapai 390.000 sehari yang dilaporkan awal bulan ini.

KCNA juga melaporkan satu lagi kasus kematian pada Jumat, yang menjadikan total 69 kasus, dan mengklaim tingkat kematian tetap di 0,002%. Dikabarkan juga ada lebih dari 3 juta orang yang jatuh sakit.

Korea Utara belum memvaksinasi satu pun dari sekitar 25 juta warganya, setelah menolak suntikan yang ditawarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau the World Health Organization (WHO).

Seorang petugas medis tentara yang ditempatkan di Pyongyang, Jong Jun Ho mengatakan bahwa jumlah pasien yang dirawat timnya setiap hari telah menurun secara dramatis.

Baca Juga :   India Diharapkan Jadi Negara Maju Dalam 25 Tahun

“Awalnya banyak yang demam, jadi kebanyakan diberikan obat antipiretik kepada pasien,” ujarnya seperti dikutip dari AFP.

Menurutnya, angka kesembuhan meningkat, terutama setelah para pasien diberikan obat-obatan untuk bronkitis bagi yang menderita akibat infeksi.

Pemerintah Korea Selatan mengatakan, Pyongyang belum menanggapi tawaran bantuan dari Seoul.

Selama kunjungan ke Seoul pekan lalu, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan pihaknya juga telah menawarkan vaksin Covid ke Pyongyang, namun tidak mendapat tanggapan. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB