Giliran Argentina Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama

- Editor

Sabtu, 28 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cacar monyet. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Alexandra_Koch)

Ilustrasi cacar monyet. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Alexandra_Koch)

Jakarta | Kementerian Kesehatan Argentina mengonfirmasi dua kasus pertama monkeypox (cacar monyet) di Amerika Latin pada Jumat (27/05/2022). Disebutkan bahwa pasien dalam keadaan sehat dan orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien berada di bawah kendali klinis dan epidemiologis, tanpa gejala sampai saat ini.

Kementerian juga mengonfirmasi kasus lain, yaitu seorang warga negara Spanyol yang tiba di Argentina pada Rabu.

“Pasien dalam kondisi umum yang baik, diisolasi dan menerima perawatan simtomatik,” kata Kementerian Kesehatan Argentina seperti dikutip dari Reuters.

Kasus cacar monyet juga semakin dekat dengan Indonesia, lantaran sudah mulai ditemukan di Australia. Pada 20 Mei 2022 lalu, Australia melaporkan kasus cacar monyet pertamanya pada seorang pelancong yang baru saja kembali dari Inggris.

Kasus cacar monyet telah diidentifikasi di sejumlah negara non-endemik dalam beberapa pekan terakhir, termasuk Inggris, Italia, Portugal, Spanyol, Kanada dan Amerika Serikat (AS).

Cacar monyet, yang biasanya terjadi di Afrika barat dan tengah, adalah virus langka yang mirip dengan cacar manusia, namun lebih ringan. Kasus ini pertama kali dilaporkan di Republik Demokratik Kongo sekitar tahun 1970.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau the World Health Organization (WHO), cacar monyet dapat menular:

  • Kontak dekat dengan lesi
  • Cairan tubuh
  • Tetesan pernapasan
  • Bahan yang terkontaminasi seperti tempat tidur.

Sedangkan gejalanya menurut WHO, meliputi:

  • Ruam
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Nyeri otot dan tubuh
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Nyeri punggung []
Facebook Comments Box
Baca Juga :   Singapura Konfirmasi Kasus Lokal Pertama Cacar Monyet

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB