Blinken: Tiongkok Tantangan Jangka Panjang Paling Serius bagi Tatanan Global

- Editor

Jumat, 27 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. (Foto: Pelopor.id/Twitter @SecBlinken)

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. (Foto: Pelopor.id/Twitter @SecBlinken)

Jakarta | Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyerukan persaingan ketat dengan Tiongkok untuk melestarikan tatanan global yang ada, namun mengatakan bahwa AS tidak mencari “Perang Dingin”.

Blinken juga mengatakan bahwa Beijing merupakan tantangan jangka panjang paling serius bagi tatanan internasional, meskipun berbulan-bulan AS fokus pada invasi Rusia ke Ukraina. Pidato Blinken pun disebut sebagai pernyataan paling komprehensif hingga kini tentang Tiongkok oleh pemerintahan Joe Biden.

“Visi Beijing akan menjauhkan kita dari nilai-nilai universal yang telah menopang begitu banyak kemajuan dunia selama 75 tahun terakhir. Presiden Biden percaya dekade ini akan menentukan,” katanya seperti dikutip dari AFP.

Pemerintahan Biden baru-baru ini meluncurkan kerangka perdagangan baru yang longgar di seluruh Asia dan telah membentuk forum dengan Uni Eropa (UE) untuk menetapkan standar teknologi, upaya yang bertujuan menyatukan negara-negara yang berpikiran sama saat Tiongkok mendominasi bidang baru, seperti kecerdasan buatan.

Blinken mengakui konsensus yang berkembang bahwa negara-negara lain tidak dapat mengubah lintasan Tiongkok, dengan mengatakan di bawah Presiden Xi Jinping telah menjadi lebih represif di dalam negeri, lebih agresif di luar negeri.

Tanpa retorika bombastis atau kejutan, Blinken menarik kontras implisit dengan pendekatan pemerintahan Donald Trump sebelumnya, yang berbicara secara gamblang tentang konflik global habis-habisan dengan Tiongkok.

Dalam perjalanan ke Afrika dan Amerika Latin, di mana Tiongkok telah menginvestasikan miliaran dolar untuk infrastruktur, Blinken meremehkan persaingan dan tidak meminta negara untuk berpihak.

“Kami tidak mencari konflik atau Perang Dingin baru. Sebaliknya, kami bertekad untuk menghindari keduanya,” ujar Blinken.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Joe Biden Sebut Energi Bersih Sebagai Masalah Keamanan Nasional

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB