AS dan Inggris Sepakat Akhiri Tarif Impor Baja dan Aluminium

- Editor

Rabu, 23 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi baja dan aluminium. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi baja dan aluminium. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Amerika Serikat (AS) mengumumkan kesepakatan dengan Inggris untuk mengakhiri tarif impor baja dan aluminium yang dikenakan oleh mantan presiden Donald Trump.

“Dengan mengizinkan aliran baja dan aluminium bebas bea dari Inggris, kami semakin mengurangi kesenjangan antara pasokan dan permintaan untuk produk-produk ini di Amerika Serikat,” kata Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari AFP.

Raimondo juga menyatakan bahwa dengan menghapus tarif pembalasan Inggris, maka pihaknya membuka kembali pasar Inggris untuk produk-produk Amerika yang dicintai.

Kesepakatan ini adalah yang terbaru dalam serangkaian upaya oleh Presiden AS Joe Biden untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan dengan sekutu AS. Beberapa di antaranya sudah berjalan lama, dan yang lainnya dimulai di bawah pemerintahan Trump.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pun menyambut gembira pengumuman kesepakatan itu. Melalui akun Twitternya, ia mengatakan bahwa ini adalah berita fantastis dan dorongan yang sangat disambut baik untuk industri baja dan aluminium Inggris.

Di bawah kesepakatan tersebut, Inggris akan mencabut tarif pembalasan yang dikenakan terhadap USD 500 juta dalam impor Amerika, termasuk alkohol dan barang-barang konsumen.

Ini juga menetapkan bahwa setiap perusahaan baja Inggris yang dimiliki oleh entitas Tiongkok harus melakukan audit atas catatan keuangan mereka untuk menilai pengaruh dari pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, yang hasilnya akan dibagikan dengan Amerika Serikat.

Sebelumnya, perselisihan dimulai pada 2018 ketika Trump mengenakan pungutan 25% untuk baja dan 10% untuk impor aluminium dari Inggris dan negara-negara lain, untuk melindungi industri AS.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Starbucks Pecat Sejumlah Pegawai yang Ingin Bentuk Serikat Pekerja

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB