Pelopor.id | Italia akan memulai program vaksinasi Covid-19 dosis keempat bagi warganya yang memiliki sistem kekebalan lemah. Menurut pejabat Kementerian Kesehatan Italia, vaksin dosis keempat ini diberikan setelah 120 hari dari suntikan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster.
Melansir Reuters, Pemerintah Italia mengumumkan rekomendasi vaksin dosis empat ini akibat masih tingginya sirkulasi penularan virus corona. Sebelumnya, vaksin booster juga diyakini telah menurunkan risiko yang lebih umum, seperti menurunkan risiko pasien Covid 9 yang memerlukan rawat inap.
Namun, pelaksanaan program vaksin dosis empat masih menunggu jadwal yang akan ditetapkan oleh komisioner khusus untuk kondisi darurat Covid-19 di Italia.
Pada bulan lalu, Italia juga telah memperketat aturan terkait pengendalian Covid, terutama di tempat umum. Salah satunya adalah wajib menyertakan bukti vaksinasi atau kesembuhan dari Covid-19.
Protokol kesehatan yang ketat juga harus tetap dilaksanakan, khususnya soal penggunaan masker. Italia mewajibkan standar masker yang dipakai adalah FFP2 atau setara N95 dan KN95. Bagi mereka yang melanggar aturan baru ini akan dikenai denda berkisar USD 113-USD 1.800 atau sekitar Rp 1,9 juta-Rp 25,7 juta.
Sejak awal pandemi, Italia telah melaporkan setidaknya 12,4 juta kasus Covid-19, dengan jumlah kematian mencapai 152.848 kasus. Angka itu menjadikan Italia sebagai negara dengan jumlah kematian akibat Covid-19 tertinggi kedua di Eropa setelah Inggris, dan tertinggi kedelapan di dunia.[]












