Pelopor.id | Perusahaan teknologi asal Tiongkok, Huawei akan membangun markas baru serta pusat penelitian dan pengembangan untuk unit daya digital, Huawei Digital Power di Shenzhen, Tiongkok.
Untuk mewujudkan hal itu, Huawei menganggarkan dana sebesar 4 miliar yuan atau sekitar USD 632 juta. Pembangunan ini juga dirancang akan serupa dengan markas besar organisasi induk Huawei.
Pada pekan lalu, Huawei Digital Power telah menandatangani perjanjian dengan pemerintah kota Shenzhen. Mengutip Reuters, penandatanganan itu juga bagian dari acara besar yang diadakan oleh pemerintah untuk menandai peluncuran proyek konstruksi baru di Shenzhen.
Analis industri melihat ekspansi ini dilakukan untuk mendiversifikasi portofolio bisnis Huawei sebagai upaya mengurangi dampak sanksi dari Amerika Serikat (AS).
Sebelumnya, pada Januari lalu, Huawei Digital Power bersama China Resources Power Holdings Co Ltd, yang mengoperasikan pembangkit listrik tenaga batu bara di seluruh Tiongkok telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk pengembangan proyek energi bersih.
Beberapa proyek itu antara lain platform data besar untuk panel surya, sistem penyimpanan energi dan pembangkit listrik. []
BACAAN LAINNYA:
- Terdampak Sanksi AS dan Pandemi, Huawei Prediksi Pendapatannya Tahun Ini Anjlok
- Ponsel Lipat Huawei Dikabarkan Meluncur Februari 2022
- Harga dan Spesifikasi Huawei P50 dan Huawei P50 Pro












