India Larang Free Fire, Sea Ltd Kehilangan Kapitalisasi USD 16 Miliar

- Editor

Rabu, 16 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi video game. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi video game. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Regulator India secara mengejutkan melarang gim paling populer, Free Fire, buatan Sea Ltd. Keputusan itu pun membuat saham Sea Ltd anjlok hingga nilai kapitalisasi pasarnya hilang sebesar USD 16 miliar.

Investor tampaknya khawatir larangan tersebut bisa menjadi awal dari masalah perusahaan ini, seperti dilansir dari Bloomberg.

Pasalnya, dengan larangan Free Fire, ada risiko bahwa otoritas juga akan menonaktifkan aplikasi Shopee yang juga merupakan unit bisnis Sea Ltd.

Selama dua tahun terakhir, India memang telah melarang ratusan aplikasi Tiongkok, yang ternyata meluas hingga ke gim Free Fire.

Free Fire adalah gim seluler terlaris di India pada kuartal ketiga tahun lalu, menurut pelacak industri App Annie.

Analis di Lightstream Research Oshadhi Kumarasiri mengatakan, keputusan India melarang Free Fire dapat mengekang bisnis hiburan digital Sea Ltd secara keseluruhan, termasuk membatasi kemampuannya membiayai ekspansi Shopee.

Sea Ltd yang berbasis di Singapura telah melantai di bursa saham sejak 2017 dan berhasil melesat jadi perusahaan paling berharga di Asia Tenggara.

Startup ini didirikan oleh Forrest Li yang lahir di Tiongkok, namun kini telah menjadi warga negara Singapura. Pemegang saham terbesar Sea adalah raksasa teknologi asal Tiongkok, Tencent Holdings Ltd.

Tencent pun berencana mengurangi kepemilikan sahamnya di Sea dari sekitar 20% menjadi 18,7%. Meskipun Tencent adalah pemegang saham terbesar Sea, perusahaan itu mengadopsi pendekatan lepas tangan yang sama dengan investor lain di Tiongkok.

Mundurnya Tencent secara bertahap ini berpotensi memberi dampak yang signifikan bagi Sea Ltd. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Bikin Lemas, Valuasi Perusahaan Induk Shopee Anjlok US$ 150 Miliar

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Senin, 6 Juli 2026 - 13:29 WIB

Arika Panggabean Kemas Pesan Hangat di Single Sahabat Selamanya

Senin, 6 Juli 2026 - 02:36 WIB

Daftar Harga Tiket Konser Kahitna 40 Tahun Jakarta 2026

Berita Terbaru