Alibaba Targetkan USD 100 Miliar Untuk Pasar e-Commerce Asia Tenggara

- Editor

Sabtu, 18 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi e-commerce. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi e-commerce. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Perusahaan e-commerce Tiongkok, Alibaba, menargetkan volume barang dagangan kotor sebesar USD 100 miliar dari volume barang dagangan bruto (GMV) di pasar Asia Tenggara, melalui platform Lazada.

Selama periode September 2020-September 2021, Lazada menghasilkan USD 21 miliar dalam GMV. Sebagai perbandingan, Shopee Sea Ltd yang merupakan pemimpin pasar di wilayah tersebut, telah menghasilkan USD 35,4 miliar dalam GMV untuk kalender penuh tahun 2020.

Sejak diakuisisi Alibaba, Lazada telah mengalami beberapa kali pergantian pemimpin. Ada dua Chief Executive Officer (CEO) yang mengundurkan diri sebelum CEO saat ini, Chun Li, mengambil alih pada tahun 2020.

Awal bulan ini, Alibaba juga menunjuk Jiang Fan untuk memimpin unit perdagangan digital internasional yang baru dibentuk yang akan mencakup Lazada dan AliExpress. Sebelumnya, Jiang Fan memimpin Taobao dan Tmall, yang merupakan unit usaha milik Alibaba.

Seperti diketahui, Alibaba Group Holding telah membeli saham Lazada Group senilai USD 1 miliar pada 2016. Keputusan ini dilakukan untuk memperluas pasar Alibaba ke kawasan Asia Tenggara, lantaran Lazada terbilang memiliki basis konsumen yang besar di lokasi itu.

Melansir CNN, Sabtu (18/12/2021), Lazada berdiri sejak 2012 dan telah beroperasi di sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura dan Vietnam. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   SoftBank Group Diprediksi Bakal Memangkas Sahamnya di Alibaba

Berita Terkait

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual
Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe
Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan
Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:09 WIB

Gestone Villa & Resto Batu Karas Lestarikan Tradisi Hajat Laut Pangandaran

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Berita Terbaru

Dokumentasi laga Aston Villa Vs Indonesia All Stars. (Foto: Instagram/astonvilla)

Nasional

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Minggu, 2 Agu 2026 - 01:37 WIB

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB