WHO: Setidaknya Ada 500.000 Kematian Sejak Omicron Terdeteksi

- Editor

Kamis, 10 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Omicron. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi Omicron. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menyebutkan, setidaknya ada 500.000 kasus kematian akibat Covid-19, sejak munculnya varian Omicron pada akhir tahun lalu.

“Pada era vaksin efektif, setengah juta orang meninggal, itu benar-benar sesuatu. Sementara orang-orang mengatakan Omicron lebih ringan, mereka melewatkan hal bahwa setengah juta orang meninggal sejak varian ini terdeteksi,” kata Manajer Insiden WHO Abdi Mahamud, seperti dikutip dari AFP.

Selain jumlah kematian, WHO juga menyebutkan bahwa ada lebih dari 130 juta kasus Covid yang tercatat di dunia, sejak varian Omicron ditetapkan sebagai ‘variant of concern’.

Secara terpisah, Pimpinan Teknis WHO untuk Covid-19 Maria Van Kerkhove mengatakan bahwa jumlah kasus Covid varian Omicron ini mungkin saja jauh lebih tinggi.

Hal itu wajar, mengingat banyak hasil rapid test dan tes mandiri di rumah yang tidak dilaporkan secara resmi. Selain itu banyak juga kasus orang tanpa gejala, sehingga mereka tidak sadar bahwa mereka sudah terinfeksi.

Dalam pembaruan mingguan epidemiologi Covid-19, WHO menyebutkan hampir 68.000 kematian dilaporkan sepekan lalu, naik tujuh persen dari pekan sebelumnya.

Laporan WHO juga menyebutkan bahwa varian Omicron kini terdeteksi di hampir semua negara.

WHO menyebutkan bahwa varian Omicron menyumbang 96,7 persen dari sampel yang dikumpulkan dalam 30 hari terakhir, sedangkan varian Delta hanya menyumbang 3,3 persen sampel pada periode yang sama. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Bidik Omicron, AS Menyetujui Vaksin Moderna dan Pfizer yang Diperbarui

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB