Pelopor.id | Produsen semikonduktor asal Amerika Serikat (AS), Qualcomm Inc meraih pendapatan senilai USD 10,7 miliar pada kuartal pertama tahun fiskal 2022 atau selama tiga bulan terakhir tahun lalu.
Angka itu melampaui perkiraan sejumlah analis di Wall Street, sekaligus meningkat hingga 30 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya atau secara year-on-year (yoy). Sedangkan laba bersihnya pada kuartal pertama tercatat mencapai USD 3,69 miliar.
Kinerja positif Qualcomm salah satunya dipicu oleh pertumbuhan yang kuat dari bisnis Android dan juga tingginya pemintaan dari produsen smartphone di Tiongkok.
- Baca juga: Apple dan Qualcomm Kembali Rujuk
Untuk diketahui, Qualcomm telah diuntungkan dengan hengkangnya Huawei Technologies dari pasar smartphone. Pasalnya, merek ponsel Tiongkok seperti Xiaomi, Honor dan Oppo jadi beralih ke Qualcomm untuk memasok kebutuhan chip mereka.
“Android mendorong pertumbuhan. Pada kuartal pertama, pendapatan handset naik 42 persen dari tahun ke tahun menjadi USD 6 miliar,” kata Chief Financial Officer (CFO) Qualcomm Akash Palkhiwala, dilansir dari Reuters.
Qualcomm pun memperkirakan pendapatannya pada kuartal kedua tahun fiskal ini bisa mencapai sekitar USD 10,2 miliar sampai USD 11 miliar. Angka itu diatas ramalan analis berdasarkan data IBES dari Refinitiv yang sebesar USD 9,61 miliar. []












