Pfizer dan BioNTech Uji Respon Imun Terhadap Vaksin Omicron

- Editor

Rabu, 26 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Covid-19 varian Omicron. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/TheDigitalArtist)

ilustrasi Covid-19 varian Omicron. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/TheDigitalArtist)

Pelopor.id – Pfizer dan BioNTech telah memulai pendaftaran uji klinis untuk menguji keamanan dan respons imun dari vaksin Covid-19 spesifik Omicron. Kedua perusahaan farmasi itu, akan akan melibatkan 1.420 orang berusia 18-55 tahun dalam uji coba.

Pfizer mengatakan, uji coba tidak melibatkan orang yang berusia lebih dari 55 tahun. Lantaran tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa respon imun peserta yang diberi dosis dan bukan untuk memperkirakan kemanjuran vaksin seperti dilansir dari AFP.

Para relawan dibagi menjadi tiga kelompok dimana kelompok pertama melibatkan orang-orang yang sebelumnya menerima dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech pada 90-180 hari sebelumnya. Selanjutnya, mereka akan menerima satu atau dua dosis vaksin Omicron.

Sedangkan kelompok kedua adalah orang-orang yang mendapat tiga dosis vaksin saat ini sejak 90-180 hari sebelum penelitian. Kemudian mereka akan menerima dosis tambahan dari vaksin asli atau vaksin khusus Omicron. Lalu kelompok ketiga adalah orang-orang yang sebelumnya belum pernah menerima vaksin Covid-19. Mereka akan menerima tiga dosis vaksin khusus Omicron.

Vaksin Pfizer-BioNTech adalah vaksin Covid-19 pertama yang disahkan di negara Barat, yakni pada Desember 2020. Vaksin ini didasarkan pada teknologi messenger RNA (mRNA), sehingga relatif mudah untuk memperbarui vaksin untuk mencerminkan kode genetik varian baru.

Beberapa negara pun sudah mulai keluar dari gelombang terbaru yang didorong oleh varian Omicron, jenis yang paling menular hingga saat ini, meskipun kasus baru global masih meningkat. Virus corona telah menewaskan sekitar 5,6 juta orang sejak wabah muncul di China pada Desember 2019. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   DPR Dukung BPKH Bikin Hotel di Tanah Suci

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:34 WIB

4 Musisi Senior Hadir di Single Yang Masih Bisa Berdoa Milik Lindee Cremona

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:59 WIB

Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ginjal

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:43 WIB

Donny Fattah God Bless Meninggal Dunia, Kancah Rock Indonesia Berduka

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 02:17 WIB

Priska Baru Segu Rayakan Usia 30 dengan Stand-Up Comedy Spesial

Senin, 2 Maret 2026 - 00:50 WIB

Poster Terbaru Film Na Willa Tampilkan Dunia Imajinasi Anak

Senin, 2 Maret 2026 - 00:33 WIB

Crunchyroll Umumkan Serial (OSHI NO KO) Season 2 Tayang Musim Semi 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:17 WIB

Sandy Canester Rilis Single Pohon Lewat Kolaborasi Bareng NOICE

Berita Terbaru