Rawan Bencana Alam, Hasbi Jayabaya Usul Pemkab Relokasi Permukiman Penduduk di Pandeglang

- Editor

Senin, 24 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita di Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat, (21/1/202). (Foto: Pelopor.id/Novel/Man)

Anggota Komisi VIII DPR RI, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita di Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat, (21/1/202). (Foto: Pelopor.id/Novel/Man)

Pelopor.id – Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Banten, disarankan untuk segera merelokasi permukiman penduduk di Pandeglang, khususnya di Kecamatan Sumur. Sebab, ancaman gempa bumi dari Selat Sunda dapat terjadi sewaktu-waktu dan lebih dahsyat dari gempa yang terjadi di Banten pada 14 Januari lalu. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun menyatakan, gempa megathrust berkekuatan hingga M 8,7 berpotensi terjadi di wilayah Selat Sunda.

Hal ini diungkapkan Anggota Komisi VIII DPR RI Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita beserta jajaran, perwakilan Kementerian Sosial dan jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Kabupaten Pandeglang, Banten.

“Sudah seharusnya ada relokasi (permukiman), khususnya di Kecamatan Sumur, seperti yang kita tahu pada tahun 2018 pernah terjadi tsunami, kemudian awal (tahun) 2022 ini mengalami gempa bumi di lokasi yang sama, hampir di titik yang sama,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis di laman resmi DPR RI yang dikutip Senin,(24/1/2022)

“Pemerintah Daerah dan baik pemerintah pusat maupun Komisi VIII sebagai DPR harus mengambil langkah tertentu untuk segera merelokasi (permukiman warga) tahun ini. Apalagi di daerah ini BMKG sudah menjelaskan ada (potensi gempa) megathurst yang bisa terjadi lebih dari 8 skala Richter, ini sangat berbahaya,” sambung politisi PDI-Perjuangan tersebut.

Hasbi juga menyarankan agar Pemkab Pandeglang segera bersurat atau duduk bersama dengan Kementerian ATR/BPN dan juga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk dapat memikirkan daerah mana saja yang dapat dijadikan tempat relokasi penduduk Kecamatan Sumur.

“Agar bisa dipikirkan dimana saja daerah yang misalnya ada lahan pemerintah yang tidak terpakai atau tidur untuk sementara bisa dijadikan tempat relokasi warga kecamatan sumur,” ungkap Legislator dapil Banten I ini.

Baca Juga :   Unggah Dokumen Rahasia Milik Ahmad Sahroni, Adam Deni Divonis 4 Tahun Penjara

Selanjutnya, Hasbi ingin relokasi permukiman warga dapat segera dilakukan dengan mulai mensosialisasikan kepada warga Pandeglang, khususnya di Kecamatan Sumur bahwa daerah tempat tinggal mereka sangat berbahaya yaitu rawan akan bencana gempa bumi dan tsunami sehingga sudah tidak layak lagi dijadikan sebagai tempat tinggal.

“Daerah yang rawan (bencana) sudahlah tidak perlu dijadikan tempat tinggal lagi, hanya saja di lapangan memang tidak bisa semudah itu, tapi kita harus mulai mensosialisasikan bagaimana berbahayanya kalau mereka tidak pindah, jika terjadi bencana (lagi) bisa menelan korban jiwa,” tandasnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ribuan Orang Antusias Ikuti Undian Ancol Points di Panggung Sunset Sound
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:41 WIB

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:40 WIB

Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33 WIB

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Berita Terbaru

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB

Ilustrasi aplikasi JakOne dari Bank Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:27 WIB