Abdul Fikri Faqih: Perhatian Pemerintah Belum Optimal Bagi Guru Honorer

- Editor

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengatakan, perhatian pemerintah dirasa belum optimal bagi para Guru dan tenaga kependidikan (GTK) honorer terutama di sekolah-sekolah negeri. Walaupun, mereka telah diakui punya peran strategis dalam membangun sistem pendidikan nasional.

“GTK honorer memiliki fungsi dan peran strategis dalam sistem pendidikan nasional dan dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia,” tutur Fikri dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi X DPR RI dengan Forum Honorer Sekolah Negeri, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2022) dikutip dari laman resmi DPR RI.

Fikri menegaskan, peran strategis GTK honorer tersebut tidak berbanding lurus dengan kondisi statusnya yang kerap tak jelas. Masalah klasik GTK ini selalu menimbulkan problematika di dunia pendidikan dari dulu sampai sekarang. Nah, Pada 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah berusaha menyalurkan para GTK honorer dengan membuka formasi bagi PNS dan PPPK.

“Kebijakan ini diharapkan akan memperjelas status kepegawaian guru sebagai ASN dan meningkatkan kesejahteraan serta perlindungan guru. Bahkan, Komisi X DPR RI telah membentuk Panitia Kerja Pengangkatan GTK Honorer menjadi ASN. Beberapa rekomendasi sudah dikeluarkan dan disampaikan kepada Mendikbudristek,” sebut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Keputusan strategis menyangkut GTK honorer yang akan mendapat perhatian serius dari pemerintah akhirnya disepakati dalam rapat kerja tersebut. Selain itu lanjut Fikri, GTK honorer dari sekolah swasta yang sudah diterima sebagai PPPK bisa tetap mengajar di sekolah swasta tempat asalnya.

“Komisi X dan Kemendikbudristek telah sepakat bahwa para guru yang telah lulus passing grade akan mendapatkan formasi tanpa ujian kembali,” tandas Fikri.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Komisi XI Minta Pembangunan IKN Tidak Membebani APBN

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB