Pelopor.id | Platform non-fungible token (NFT), Autograph, meraih modal senilai USD 170 juta dari putaran pendanaan yang dipimpin perusahaan modal ventura, Andreessen Horowitz dan Kleiner Perkins.
Sebelumnya pada enam bulan lalu, Autograph telah meraih pendanaan putaran Seri A. Saat itu, mereka mengumpulkan USD 35 juta, dengan penilaian pra-uang sebesar USD 700 juta, menurut data PitchBook.
Autograph dibentuk secara bersama-sama oleh atlet National Football League Tom Brady pada tahun lalu. Kursi-kursi di jajaran dewan penasihat Autograph pun diisi oleh sejumlah atlet, seperti Naomi Osaka, Tiger Woods, Simone Biles, Tony Hawk dan Usain Bolt.
Platform ini menampilkan koleksi dari selebritas popular, termasuk dari kalangan olahraga, hiburan dan budaya, seperti dikutip dari Reuters.
Untuk diketahui, NFT adalah sejenis sertifikat elektronik yang merupakan turunan aset kripto untuk dijadikan alat investasi. Di Indonesia, NFT makin dikenal setelah Ghozali Everyday, yang merupakan mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, berhasil meraih miliaran rupiah dari penjualan NFT foto selfie-nya.
Berdasarkan data DappRadar di sepuluh blockchain berbeda, sepanjang tahun lalu total penjualan NFT hampir mencapai USD 25 miliar, melonjak signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar USD 94,9 juta. []
Baca juga: NFT Laris Manis, Dua Pendiri OpenSea Sukses Jadi Miliarder












