KFC Terancam Diboikot Akibat Promosi Paket Mainan

0
Ilustrasi produk KFC. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Pelopor.id | Asosiasi konsumen di Tiongkok mendesak masyarakat memboikot promosi makanan oleh restoran KFC yang dioperasikan Yum! Brands China. Pasalnya, promosi itu disebut membuat sejumlah konsumen membeli produk KFC secara gila-gilaan, yang berujung jadi membuang-buang makanan.

Sebelumnya pada pekan lalu, KFC meluncurkan promosi dengan Pop Mart, produsen mainan yang terkenal dengan kotak misterinya. Promosi ini memungkinkan pelanggan mengumpulkan versi edisi terbatas dari boneka mainan Dimoo bermata besar dan berwajah bulat, ketika membeli makanan KFC tertentu, seperti dilansir dari Reuters.

Salah satu asosiasi konsumen di Tiongkok mengeluarkan pernyataan bahwa hal ini membuat setidaknya satu konsumen menghabiskan 10.494 yuan, atau sekitar Rp 23 juta untuk membeli 106 set makanan demi mengumpulkan mainan. Asosiasi tersebut menggambarkannya sebagai “konsumsi yang impulsif”.

Untuk diketahui, KFC meluncurkan promosi dalam rangka merayakan ulang tahun ke-35 pembukaan gerai pertamanya di daratan Tiongkok. Saat ini, kotak misteri telah menjadi tren besar, terutama di kalangan anak muda.

Pada 2020, Tiongkok memang telah meluncurkan kampanye besar melawan pemborosan makanan. Kampanye itu dipelopori oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping, di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang ketahanan pangan selama pandemi.

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Tiongkok pun melarang keras influencer menayangkan pesta makan secara online di platform media sosial, dan juga mendesak pengunjung restoran untuk tidak memesan makanan lebih dari yang bisa mereka habiskan. []

Baca juga: Pesan Berantai Burger Ayam KFC Mengandung Babi Hoaks