Bank Investasi di India Raih Cuan Tinggi dari Rekor Fee IPO

0
Ilustrasi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Bank investasi di India meraih untung besar dari biaya penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) lokal sepanjang 2021, yang memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa.

Tercatat, biaya IPO yang dikumpulkan bisa mencapai Rs 26 miliar atau sekitar USD 347 juta. Angka ini naik lebih dari empat kali lipat dibanding rekor sebelumnya pada tahun 2017.

Kepala Pasar Modal Ekuitas di Kotak Mahindra Capital Co. Jayasankar Venkataraman di Mumbai mengatakan bahwa tahun ini adalah tahun tersibuk dalam 30 tahun karirnya, seperti dikutip dari The Economic Times.

Tahun ini, ada sekitar 110 perusahaan mulai dari pedagang grosir online hingga pengiriman makanan dan startup kecantikan yang listing di bursa Mumbai dan mengumpulkan hampir USD 18 miliar.

Ia memperkirakan, jumlah penggalangan dana di 2022 akan sama atau lebih sedikit dari tahun ini. Menurutnya sentimen pasar masih akan terpengaruh angka kasus Corona, kenaikan inflasi dan kenaikan suku bunga.

Ada sejumlah IPO di India yang dijadwalkan terlaksana tahun depan, selain mega listing yang direncanakan Life Insurance Corp, yang dapat mengumpulkan setidaknya USD 5,3 miliar.

Perusahaan e-commerce dan unit Walmart Inc., Flipkart Online Services Pvt., serta startup pendidikan digital Byju’s Pte. juga mempersiapkan rencana IPO. []

Baca juga: Foxconn Perpanjang Penutupan Pabrik iPhone di India