Gegara Banyak Utang, Raja Judi Malaysia Terancam Bangkrut

0
Lim Kok Thay Genting Group
Miliarder Kasino Malaysia pemilik Genting Group, Lim Kok Thay.

Pelopor.id – Forbes melaporkan, miliarder Kasino Malaysia pemilik Genting Group, Lim Kok Thay, terancam mengalami kebangkrutan, serta kekayaannya menyusut USD 100 juta. Kondisi itu terjadi lantaran anak usahanya dibisnis kapal pesiar gagal mendapat pendanaan untuk pembangunan kapal Global Dream, yang dikerjakan oleh galangan kapal MV Werften Jerman. Kapal pesiar Global Dream akan dibangun sepanjang 342 meter dan dapat menampung 9.500 penumpang.

Disebutkan, anak usaha Genting Group pada bulan Desember kemarin gagal mendapat pencairan pinjaman dari perusahaan keuangan Jerman, Euler Hermes. Kondisi itu membuat Genting Group meminta perlindungan kepailitan kepada pemerintah Jerman, lantaran terdapat potensi gagal bayar sekitar USD 2,7 miliar.

Sementara Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck mengaku bahwa Genting telah gagal dalam mencapai kesepakatan negosiasi. Menurutnya, hal ini telah membahayakan 2 ribu pekerjaan yang berada di MV Weften.

Gagal Capai Kesepakatan, Miliarder Lim Kok Thay Ajukan Kebangkrutan
Kapal pesiar sepanjang 342 meter yang dijuluki Global Dream, yang dapat menampung sebanyak 9.500 penumpang.

Selain Habeck, Perdana Menteri Negara Bagian Mecklenburg-Vorpommern, Manuela Schwesig, mengatakan bahwa Genting telah menekan pemerintah Jerman berkali-kali untuk jalan keluar pendanaan.

Namun ia berpandangan bahwa Genting belum menunjukan komitmen keuangan yang seharusnya ditanggung sehingga Berlin tidak akan mengucurkan dana. Menurut Schwesig, Genting lah yang seharusnya memberikan kontribusi besar, tetapi malah mengajukan kebangkrutan.

Akibat pandemi Covid-19, Genting Hong Kong memang merana. Kerugian perusahaan itu sangat besar. Pada paruh pertama tahun 2021, kerugian mereka menyentuh USD743 juta atau setara Rp10 triliun. []