Harapan Elon Musk Jualan Tesla di India Terganjal Bea Masuk

0
Elon Musk
CEO Tesla Elon Musk. (Foto:Pelopor.id/AFP/Brendan Smialowski)

Pelopor.id – Elon Musk, pada Kamis (13/1) mengatakan bahwa Perusahaan pembuat mobil listrik Tesla sedang melewati banyak tantangan dengan pemerintah India, jelang rencana peluncuran di negara itu yang telah lama dinanti-nanti. Hal ini diketahui setelah Miliarder gaek tersebut menanggapi unggahan di Twitter yang menanyakan tentang tanggal peluncuran potensial di India.

Sebelumnya pada Juli 2021, Musk sempat menyampaikan bahwa perusahaannya yang berbasis di California itu ingin memasuki pasar India, rumah bagi 1,3 miliar orang. Tetapi menurutnya, bea masuk India merupakan yang tertinggi di dunia sejauh ini, dibanding negara besar mana pun. Musk pun menyampaikan, bahwa perusahaannya mengharapkan keringanan tarif sementara.

Adapun Pemerintah India, mengenakan pajak 100% untuk kendaraan listrik yang diimpor dengan nilai lebih dari US$ 40.000, dan pajak 60% untuk kendaraan yang berharga US$ 40.000 atau kurang dari itu.

Tesla khawatir bea masuk yang besar akan membuat mereka hengkang dari pasar India, yang sensitif terhadap biaya. Otoritas India telah memperkenalkan insentif bagi produsen mobil asing untuk memproduksi kendaraan mereka secara lokal. Namun, Musk ingin mengukur permintaan pasar terlebih dahulu, ini berarti Tesla menggunakan skema impor.

Menurut penelitian konsultan digital Techarc, Mobil listrik hanya menyumbang 1,3% dari semua kendaraan yang dijual di negara itu pada 2020-2021. Target pemerintah setempat adalah agar 30% mobil pribadi di India merupakan mobil listrik pada 2030, sebagai bagian dari dorongan yang lebih luas untuk menghilangkan emisi karbon di sektor transportasi. []