Pelopor.id | Perusahaan media sosial milik Donald Trump meraih kesepakatan senilai USD 1 miliar dari sekelompok investor.
Sebelumnya pada Oktober lalu, Trump mengumumkan akan membuat jaringan media sosial berjuluk “Truth Social,” yang peluncurannya diharapkan terealisasi pada kuartal pertama 2022. Jaringan itu telah diiklankan sebagai platform yang mendorong percakapan global terbuka tanpa diskriminasi pada dasar ideologi politik.
Aksi ini dilakukan setelah beberapa perusahaan media sosial memblokir akun Donald Trump, menyusul kerusuhan Capitol pada 6 Januari lalu. Saat itu, para pendukung Trump menyerbu Capitol dan berusaha menghentikan kongres yang akan menyetujui Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat yang baru.
Kembali pada kesepakatan, Trump Media & Technology Group (TMTG) dan Digital World Acquisition Corp (DWAC) menyebutkan bahwa perjanjian berlangganan sebesar USD 1 miliar akan diterima kelompok investor setelah proses merger selesai.
Berdasarkan laporan Reuters, perusahaan Trump akan melantai di Bursa Efek New York. Mereka akan menyediakan hingga USD 293 juta untuk kemitraan dengan modal ventura Trump, sehingga total dana yang diperoleh mencapai USD 1,25 miliar.
“Saat neraca kami berkembang, TMTG akan berada dalam posisi yang lebih kuat. Posisi untuk melawan tirani Big Tech (raksasa teknologi),” kata Trump, yang terdaftar sebagai ketua TMTG. []
Baca juga: Donald Trump Akan Luncurkan Platform Media Sosial Baru












