Pelopor.id | Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan akan mendirikan pabrik chip di Texas, Amerika Serikat, sebagai salah satu upaya mengatasi krisis chip global.
Investasi yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas manufaktur semikonduktor itu mencapai USD 17 miliar atau sekitar Rp 243 triliun, dan menjadi investasi terbesar yang pernah ada di Amerika Serikat.
Setelah pabrik itu beroperasi penuh, Samsung akan membuka sedikitnya 2.000 lowongan pekerjaan baru. Jika sesuai jadwal, fasilitas ini ditargetkan bisa mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2024, seperti dikutip dari CNN, Selasa (30/11/2021).
Wakil Ketua dan CEO Samsung Electronics Kinam Kim menjelaskan beberapa faktor yang membuat pihaknya memilih kota Taylor di Texas sebagai lokasi pabrik barunya. Selain ekosistem semikonduktor lokal dan dukungan pemerintah, kota tersebut juga dekat dengan lokasi manufaktur Samsung saat ini di Austin.
Samsung mengumumkan rencana ini bersamaan dengan momen Pemerintahan Biden mendorong produksi dan penelitian semikonduktor di Amerika Serikat.
Sebelumnya, pada Mei lalu, Samsung juga telah menyatakan akan menanamkan dana sekitar USD 34 miliar atau setara Rp 487 triliun, untuk produksi logic chip yaitu otak yang menggerakkan komputer.
Rencana ini membuat total pengeluaran Samsung untuk bisnis chip menjadi USD 151 miliar atau sekitar Rp 2,1 kuadriliun selama dekade berikutnya, termasuk komitmen yang diumumkan pada 2019 lalu. []
Baca juga: Langgar Paten, Rusia Larang Samsung Jual 61 Model Smartphone












