Krisis Chip Global, Samsung Buka Pabrik di Texas AS

- Editor

Selasa, 30 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu produk Samsung. (Foto: Pelopor/Pixabay)

Salah satu produk Samsung. (Foto: Pelopor/Pixabay)

Pelopor.id | Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan akan mendirikan pabrik chip di Texas, Amerika Serikat, sebagai salah satu upaya mengatasi krisis chip global.

Investasi yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas manufaktur semikonduktor itu mencapai USD 17 miliar atau sekitar Rp 243 triliun, dan menjadi investasi terbesar yang pernah ada di Amerika Serikat.

Setelah pabrik itu beroperasi penuh, Samsung akan membuka sedikitnya 2.000 lowongan pekerjaan baru. Jika sesuai jadwal, fasilitas ini ditargetkan bisa mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2024, seperti dikutip dari CNN, Selasa (30/11/2021).

Wakil Ketua dan CEO Samsung Electronics Kinam Kim menjelaskan beberapa faktor yang membuat pihaknya memilih kota Taylor di Texas sebagai lokasi pabrik barunya. Selain ekosistem semikonduktor lokal dan dukungan pemerintah, kota tersebut juga dekat dengan lokasi manufaktur Samsung saat ini di Austin.

Samsung mengumumkan rencana ini bersamaan dengan momen Pemerintahan Biden mendorong produksi dan penelitian semikonduktor di Amerika Serikat.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Samsung juga telah menyatakan akan menanamkan dana sekitar USD 34 miliar atau setara Rp 487 triliun, untuk produksi logic chip yaitu otak yang menggerakkan komputer.

Rencana ini membuat total pengeluaran Samsung untuk bisnis chip menjadi USD 151 miliar atau sekitar Rp 2,1 kuadriliun selama dekade berikutnya, termasuk komitmen yang diumumkan pada 2019 lalu. []

Baca juga: Langgar Paten, Rusia Larang Samsung Jual 61 Model Smartphone

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Amerika Usir 12 Diplomat Rusia Terkait Dugaan Spionase

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB