Australia Kaji Ulang Rencana Buka Pintu Internasional Akibat Omicron

- Editor

Senin, 29 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melbourne, Australia. (Foto: Pelopor/Pixabay)

Melbourne, Australia. (Foto: Pelopor/Pixabay)

Pelopor.id | Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengumumkan dua kasus positif Covid-19 varian Omicron di Australia, setelah pasien yang bersangkutan melakukan perjalanan dari Afrika Selatan. Kasus Omicron pertama di Australia ini membuat negara itu mengkaji kembali rencana pelonggaran pembatasan pintu masuk internasional hingga rencana sekolah tatap muka.

Dengan adanya kasus baru itu, Pemerintah Australia menetapkan orang yang pulang dari Afrika Selatan harus karantina selama 14 hari. Bahkan, pemerintah pun telah menutup pintu bagi negara-negara lain.

Padahal, sejak awal bulan ini, pemerintah sudah mengizinkan warga yang divaksinasi sebanyak dua dosis bisa masuk Australia tanpa karantina. Sebelumnya, perbatasan telah ditutup selama lebih dari 18 bulan. Ketatnya pengendalian terhadap perbatasan memang terbukti membantu Australia menjaga jumlah kasus Covid jauh lebih rendah disbanding sejumlah negara lain.

PM Australia Scott Morrison pun meminta warganya untuk tetap tenang dan meyakini bahwa data belum sepenuhnya membuktikan tingkat keparahan, penularan dan resistensi vaksin untuk varian Omicron, seperti dikutip dari Reuters, Senin (29/11/2021).

Covid varian Omicron telah menjadi perhatian khusus Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), lantaran dianggap lebih menular daripada varian sebelumnya. Meski begitu, para ahli masih belum mengetahui apakah Omicron akan menyebabkan gejala Covid-19 yang lebih parah atau tidak dibandingkan varian lainnya. []

Baca juga: Indonesia dan Australia Sepakat Tingkatkan Nilai Perdagangan Pasca Pandemi

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Buka Hotline, Polda Jabar Terima Ratusan Pengaduan Pinjol Ilegal

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Senin, 6 Juli 2026 - 13:29 WIB

Arika Panggabean Kemas Pesan Hangat di Single Sahabat Selamanya

Berita Terbaru