Indonesia dan Australia Sepakat Tingkatkan Nilai Perdagangan Pasca Pandemi

- Editor

Kamis, 30 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menerima kunjungan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Daniel Thomas Tehan. (Foto:Pelopor.id/Kemendag)

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menerima kunjungan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Daniel Thomas Tehan. (Foto:Pelopor.id/Kemendag)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menerima kunjungan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Daniel Thomas Tehan MP di Kantor Kementerian Perdagangan di Jakarta pada Rabu, 29 September 2021.

“Pertemuan ini juga sebagai upaya pemulihan ekonomi kedua negara pasca-pandemi COVID-19.”

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Australia bertekad meningkatkan nilai perdagangan dan investasi kedua negara dan memberikan kontribusi positif, baik regional maupun multilateral dalam pemulihan ekonomi dunia pasca-pandemi Covid-19.

“Kunjungan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk meningkatkan nilai perdagangan dan investasi selepas implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang telah berlaku pada 5 Juli 2020. Pertemuan ini juga sebagai upaya pemulihan ekonomi kedua negara pasca-pandemi COVID-19,” tutur Mendag Lutfi dalam konferensi pers yang digelar usai pertemuan.

Muhammad Lutfi dan Daniel Thomas Tehan
Konferensi Pers Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi dan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Daniel Thomas Tehan. (Foto:Pelopor.id/Kemendag)

Kemendag mencatat, nilai total perdagangan Indonesia dan Australia periode Januari—Juli 2021 sebesar USD 6,82 miliar. Ekspor Indonesia ke Australia pada periode tersebut tercatat sebesar USD 1,36 miliar dan impor Indonesia dari Australia tercatat sebesar USD 2,69 miliar.

Ekspor utama Indonesia ke Australia antara lain peralatan televisi, kayu, pupuk, mesin, emas, dan pipa besi. Adapun impor Indonesia dari Australia di antaranya gandum, batu bara, bijih besi, minyak bumi, dan gula.

Pada sektor investasi, Australia merupakan sumber investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) ke-10 dengan nilai USD 348 juta dan 1.562 proyek di sektor pertambangan, industri mesin, elektronik, tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan pada 2020. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2022 Lanjutkan Tren Surplus 25 Bulan Berturut-turut

Berita Terkait

Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Budaya Desa Tahun 2024
Gandeng Damkar Bantaeng, Huadi Group Gelar Latihan Tanggap Darurat
Didukung Huadi Group dan Pemda Bantaeng, Taekwondo Optimis Raih Medali
AHY di WWF 2024: Masyarakat Dunia Harus Atasi Kelangkaan Lahan dan Air
Warga Bantaeng Akui Gerak Cepat Huadi Group dan Kodim 1410 Lewat Program RTLH
Huadi Group Berbagi Berkah Tiap Jumat, Jemaah Masjid: Alhamdulillah
Kata Adang Daradjatun Soal Sindikat Penjualan Narkoba dalam Kemasan Makanan
Bantu Korban Kebakaran di Sinoa, Huadi Group Salurkan Bantuan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:55 WIB

We The Fest 2024 Edisi Anniversary Siap Digelar di GBK Jakarta

Rabu, 10 Juli 2024 - 23:12 WIB

Satu-satunya di Asia Tenggara, Neck Deep Bakal Manggung di The Sounds Project 7

Rabu, 10 Juli 2024 - 22:35 WIB

Emma Elliot Manggung Bareng Vagetoz dan Sun Of Monday di Swag Event

Rabu, 10 Juli 2024 - 21:54 WIB

Solois Asal Madiun, Daniel Rumbekwan Rilis Single Lagu Populer Jawa

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:14 WIB

Bless The Knights Perkenalkan Single Agathos Saat Tur Sulawesi Selatan

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:22 WIB

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bakal Manggung di Pestapora 2024

Rabu, 3 Juli 2024 - 16:36 WIB

Djakarta Warehouse Project 2024 Bakal Hadir di 13, 14, dan 15 Desember

Jumat, 28 Juni 2024 - 03:27 WIB

Other Side, Mini Album Solo Matheo In Rio Resmi Dirilis

Berita Terbaru