Pelopor.id | Pemerintah Korea Selatan (Korsel) memutuskan akan hidup berdampingan dengan Corona dan berencana menghapus semua batasan, kecuali kewajiban memakai masker, pada Februari 2022. Korsel mengklaim, sebagian besar wilayahnya telah berhasil mengelola pandemi melalui testing, tracing, jaga jarak dan memakai masker, seperti dikutip dari Euronews, Senin (01/11/2021).
Baca juga: BPOM AS Izinkan Vaksin COVID-19 Pfizer untuk Usia 5-11 Tahun
Tahap pertama, semua pembatasan jam operasional di restoran, kafe, dan bisnis lainnya akan dihapus. Namun untuk klub malam masih diwajibkan tutup pada tengah malam. Kemudian para pengunjung juga wajib sudah divaksinasi dosis lengkap, terutama untuk pengunjung tempat berisiko tinggi seperti gym dalam ruangan, sauna dan bar karaoke.
Sedangkan untuk pertemuan pribadi di wilayah Seoul dan sekitarnya diizinkan mencakup hingga 10 orang, terlepas dari status vaksinasi. Saat ini, pertemuan hingga delapan orang diperbolehkan, jika empat orang di antaranya telah divaksinasi lengkap.
Baca juga: China Lockdown Kota Lanzhou Akibat Lonjakan Kasus Covid-19
Pemerintah Korsel memang sudah memulai skema tersebut pada hari ini waktu setempat, namun pihak berwenang tetap fokus pada rawat inap mingguan dan tingkat kematian kasus COVID-19 baru setiap hari.
Korsel tercatat sebagai salah satu negara pertama yang mencatatkan kasus virus corona, setelah muncul di China pada akhir 2019. Sejak itu, Korsel mendata 353.089 kasus infeksi, dengan 2.773 kematian. []












