China Lockdown Kota Lanzhou Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

0
Kota Lanzhou di barat laut China. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Pelopor.id | Kota Lanzhou di barat laut China melakukan lockdown sejak Selasa (26/10/2021), akibat lonjakan kasus Covid-19. Dengan adanya kebijakan itu, maka empat juta penduduk Lanzhou dilarang keluar rumah, kecuali untuk alasan keadaan darurat, seperti dikutip dari AFP.

Sejak 17-26 Oktober 2021, tercatat ada 198 kasus Covid-19 di China. Dari angka itu, sebanyak 29 kasus baru terdeteksi, dengan enam kasus di antaranya berasal dari Lanzhou. Mayoritas kasus baru berasal dari barat laut China, yang merupakan lokasi minim fasilitas kesehatan.

Kasus Covid-19 yang kembali melonjak di beberapa wilayah China, salah satunya dipicu oleh klaster wisatawan yang teridentifikasi pertengahan Oktober 2021. Sepasang Lansia yang tergabung dalam grup turis dikabarkan terpapar virus corona dan terkonfirmasi positif pada Minggu (16/10/2021).

Hal ini membuat Pemerintah China bertindak tegas hingga membatalkan ratusan penerbangan, mengintensifkan tes massal dan menerapkan penguncian wilayah (lockdown) parsial.

Sejak tahun lalu, pengujian intensif merupakan salah satu praktik standar China. Namun, sejumlah otoritas kesehatan menyatakan pengujian saja tidak cukup mampu meredam penyebaran Covid-19.

“Klaster kecil dan infeksi sporadis menyebar di beberapa wilayah, ini menunjukkan lokasi lembaga tes (Covid-19) tidak masuk akal, layanan yang tidak nyaman dan penundaan hasil,” ujar Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), seperti dikutip dari Reuters.

Menurut NHC, lembaga pengujian harus menyediakan layanan 24 jam bagi publik dan harus mampu mengeluarkan hasil setidaknya dalam waktu enam jam.

Selain itu, kota-kota dengan penduduk lebih dari 5 juta orang harus memiliki kapasitas pengujian yang cukup untuk menguji mereka dalam waktu tiga hari. Sejauh ini, total kasus Covid-19 di China mencapai 96.840 kasus dan 4.636 kematian. []